Dimensi Benda | : |
Panjang Lebar Tinggi Tebal Diameter Berat |
Komponen Pelengkap | : |
|
Tata Letak Dalam Ruang Kawasan | : | - |
Deskripsi Lantai | : | - |
Arsitek | : | Stegerhoek |
Desain | : | bangunan Petronella |
Konteks | : | Bangunan RS Bethesda (nama awal: Zending Ziekenhuis Petronella) merupakan sebagai penanda wilayah karena bangunan telah berdiri lebih awal sebelum kompleks permukiman Kota Baru dibangun. Bangunan ini merupakan rumah sakit tertua di Kota Yogyakarta yang didirikan pada masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Keberadaan rumah sakit di Yogyakarta dipelopori dari dokter bernama Jan Gerrit Scheurer yang mendirikan klinik di Bintaran. Melihat keadaan penduduk pribumi yang memerlukan bantuan medis maka dengan disponsori yayasan di negeri Belanda Vereeniging Dr. Scheurer’s Hospitaal yang dipimpin oleh dr. F.L Rutgers dan donatur utama pendeta Coeverden Adriani maka dilakukan pembangunan rumah sakit pada 20 Mei 1899 berlokasi di persil yang diberikan oleh Sultan Hamengkubuwono VII. Nama Petronella diberikan atas permintaan seorang donatur utama (pendeta Coeverden Adriani) yang ingin mengabadikan nama istrinya yang telah meninggal.Bangunan rumah sakit ini dirancang oleh arsitek oleh Stegerhoek. Pembangunan kompleks rumah sakit selesai pada tahun 1901 dan dinamakan Het Zendingsziekenhuis Petronella voor en Minvermogenden, kemudian berubah menjadi Zendinghospitaal Petronella di tahun 1930-an.Rumah sakit milik organisasi keagamaan (Zending Der Gereformeerde Kerken) ini didirikan untuk orang-orang yang tidak mampu, oleh karena itu rumah sakit ini lebih dikenal masyarakat Yogyakarta dan nama rumah sakit “dokter pitulungan” atau yang disingkat “dokter tulung”. Hal ini terkait kebijakan rumah sakit ini untuk tidak menarik biaya atau membayar dengan tarif rendah kepada pasien yang kondisi ekonominya kurang mampu. Pada tahun 1942 masa pendudukan muliter Jepang, nama rumah sakit ini diubah menjadi Jogjakarta Tjuo Bjoin. Kemudian, pada 26 September 1946 berubah menjadi RS Pusat dan selanjutnya diubah menjadi RS. Bethesda sejak 28 Juni 1950. |
Nama Pemilik Terakhir | : | Yayasan YAKKUM |
Nama Pengelola | : | Yayasan YAKKUM |
Catatan Khusus | : | Bangunan rumah sakit ini berdiri di atas tanah pemberian Sri Sultan Hamengku Buwono VI I, didirikan oleh Dr. J.G. Scheurer dengan nama Petronella Hospital atau Zendingsziekenhuis Petronella. Pembangunan dimulai pada tahun 1899 s.d. 1900 di atas sebidang tanah di Gondokusuman. Pada tahun 1942, sewaktu Indonesia diduduki Jepang, nama bangunan ini diganti menjadi Jogjakarta Tjuo Bjoin. Pada 26 September 1945 namanya diubah menjadi rumah sakit pusat dan pada akhimya diubah menjadi Rumah Sakit Bethesda pada 28 Juni 1950. Bangunan menghadap ke arah utara, berbentuk limasan memanjang ke arah timur dengan kanopi hiasan di depan. Terdapat overslack di antara jendela dan boven di atasnya untuk menahan panas. Pada atap terdapat hiasan rumah-rumahan kecil yang berfungsi sebagai penyejuk udara (vilenzolder). |