Loading

Deskripsi Singkat

Gedung Seminari merupakan bangunan keagamaan yang berupa fasilitas pendidikan calon pastor sebagai pelengkap atau yang dibangun kemudian setelah keberadaan gedung Kolese Santo Ignatius. Letaknya membelakangi gedung Kolese Santo Ignatius dan menghadap Sungai Code sebagai batas kawasan Kota Baru. Bangunan ini merupakan satu-satunya di kawasan Kota Baru yang memiliki prasasti berbahan logam berisi keterangan arsitek pembangunnya terdapat pada bagian kaki menempel di dinding fasad bangunan. Pada pintu masuk utama terdapat penambahan bangunan yang menjorok keluar menghadap barat yang menjadi kantor Puskat (Pusat Kataketik – Prodi Ilmu Pendidikan kekhususan Pendidikan Agama Katolik Universitas Sanata Dharma), dan penambahan bangunan di bagian utara gedung. 

Status : Bangunan Cagar Budaya
Periodesasi : Kolonial (Belanda/Cina)
Kawasan : Kawasan Cagar Budaya Kota Baru
Alamat : Jalan Ahmad Jazuli Nomor 2 Belum Ada, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Koordinat:
7.788861° S, 110.369919° E

SK Menteri : PM.89/PW.007/MKP/2011
SK Gubernur : SK GUB DIY 210/KEP/2010 ; SK Gubernur DIY No. 237/Kep/2017


Lokasi Gedung Seminari di Peta

Dimensi Benda : Panjang
Lebar
Tinggi
Tebal
Diameter
Berat
Ciri Fisik Benda
Ciri Fisik Benda
Fungsi Benda
Dimensi Struktur
Komponen Pelengkap :
Gambaran Umum Bentuk Bangunan
Konteks : Gedung Seminari yang kini menjadi bagian dari kompleks Kolese St. Ignatius merupakan satu dari dua bangunan di Kota Baru yang  diketahui arsiteknya. Bangunan yang pada awalnya bernama Hoog Seminarie (Seminari Tinggi) pada bagian kaki bangunan sebelah selatan terdapat plakat prasasti yang tertulis “ARCH.EN.INGRS.BUR.FERMONT-CUYPERS” yang merupakan biro arsitek dan pembangun gedung-gedung di Hindia Belanda yaitu N.V. Architecten-Ingenieursbureau Fermont te Weltevreden en Ed. Cuypers te Amsterdam. Pembangunan gedung ini dilakukan pada periode waktu kemudian, karena pada peta kawasan kota Yogyakarta tahun 1925 belum tampak.  
Nilai Pendidikan : Gaya arsitektur bangunan indis pada bangunan tersebut di atas dapat digunakan sebagai contoh untuk referensi pendidikan arsitektur 
Nilai Budaya : Mewakili karya kreatif yang khas dalam wilayah provinsi; langka jenisnya, unik rancangannya, dan sedikit jumlahnya di provinsi; sebagai bukti evolusi peradaban bangsa dan pertukaran budaya lintas wilayah kabupaten/kota, baik yang telah punah maupun yang masih hidup di masyarakat; dan/atau berasosiasi dengan tradisi yang masih berlangsung.
Pemilik
Nama Pemilik Terakhir : Yayasan Seminari
Pengelolaan
Nama Pengelola : Yayasan Seminari dan Yayasan Sekolah Tinggi Kata kelik (pradnyawidya)
Catatan Khusus : -