Loading

Deskripsi Singkat

Pada awalya bangunan ini merupakan rumah tinggal keluarga M.D. Mudai. Sekarang bangunan ini digunakan sebagai tempat tinggaJ Suster·suster Sang Timur dan KJinik Bersalin. Bangunan ini menghadap ke utara, berbentuk bangunan lndis dengan ciriciri khusus seperti pintu dan jendela berukuran besar dan plafon yang tinggi.

Status : Bangunan Cagar Budaya
Periodesasi : Kolonial (Belanda/Cina)
Tahun : 1900
Alamat : Jl. Sultan Agung No.50 Belum Ada, Gunungketur, Pakualaman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Koordinat:
7.8019444444444° S, 110.37702777778° E

No. Registrasi Nasional RNCB.20111017.02.000210
SK Menteri : PM.89/PW.007/MKP/2011


Lokasi Susteran Sang timur di Peta

Dimensi Benda : Panjang
Lebar
Tinggi
Tebal
Diameter
Berat
Ciri Fisik Benda
Ciri Fisik Benda
Fungsi Benda
Dimensi Struktur
Komponen Pelengkap :
Gambaran Umum Bentuk Bangunan
Deskripsi Fasad : Gaya arsitektur Kolonial
Deskripsi Konsol : Konsol menggunakan material kayu
Deskripsi Jendela : Jendela yang digunakan terdiri dari dua daun jendela kisi kisi dengan teralis diagonal
Deskripsi Pintu : Pintu yang digunakan terdiri dari dua daun pintu dan dipadukan dengan teralis diagonal, dan ada juga pintu terdiri dari 4 panel, dengan 2 panel lebih pendek
Deskripsi Atap : Atap bangunan yang digunakan berbentuk pelana
Deskripsi Lantai : Lantai yang digunakan berjenis tegel kunci dan sudah beberapa bagian diubah dengan material keramik
Deskripsi Kolom/Tiang : Tiang yang terbuat dari beton
Deskripsi Ventilasi : Ventilasi atau lubang angin yang digunakan bingkainya berbentuk persegi panjang dan lubang angin yang ditutupi dengan tralis kayu
Desain : Bangunan ini memiliki gaya arsitektur Kolonial yang tentunya memiliki karakteristik bentuk bangunan yang beda dengan lainnya. Karakteristik bentuk ban
Peristiwa Sejarah :
Konteks : Bangunan Kolonial
Riwayat Rehabilitasi : Penggantian keramikPerubahan fungsi ruang
Pemilik
Nama Pemilik Terakhir : Yayasan sang timur
Pengelolaan
Nama Pengelola : Susteran sang timur
Persepsi Masyarakat : Masih asli, dengan sedikit penambahan bangunan baru
Catatan Khusus : Bahan Utama Penyusun Bangunan : Beton Bertulang Bahan Pelengkap : kayu