| Dimensi Benda | : |
Panjang Lebar Tinggi Tebal Diameter Berat |
| Jenis Struktur | : | Kolonial |
| Jenis Bangunan | : | Kolonial |
| Fungsi Bangunan | : | Religi/Keagamaan |
| Komponen Pelengkap | : |
|
| Tata Letak Dalam Ruang Kawasan | : | Bangunan ini berbentuk persegi panjang menghadap ke utara mempunyai arsitektur gaya Eropa. |
| Deskripsi Atap | : | Bentuk atapnya melengkung, juga dari beton |
| Deskripsi Ventilasi | : | Di dinding depan terdapat hiasan roda dengan lingkaran cincin sekaligus sebagai ventilasi udara berjumlah tujuh buah. |
| Fungsi Situs | : | Religi/Keagamaan |
| Fungsi | : | Religi/Keagamaan |
| Konteks | : | Gereja Santo Yusup merupakan hasil karya arsitektur J.H. Van Oi Jen, gereja pertama diperuntukan bagi orang-orang pribumi. Aula gereja sering digunakan untuk pertemuan rapat pejabat-pejabat negara seperti Presiden Soekarno dengan Mgr. Soegiyapranoto. Masa perjuangan kemerdekaan tahun 1947-1948 digunakan sebagai tempat pengungsian oleh penduduk sekitar. |
| Nama Pemilik Terakhir | : | Keuskupan Agung |
| Nama Pengelola | : | Keuskupan Agung |
| Catatan Khusus | : | Koordinat pada SK: 07°48'1O"LS - 110°22'23"BT |