Sekolah Dasar Negeri Kintelan 1 Yogyakarta terletak pada sebidang lahan yang memiliki akses dengan pintu gerbang utama di sisi barat yaitu ke arah Jalan Brigjen Katamso (d.h. Jalan Kintelan) dan pintu butulan ke utara yaitu Jalan Dipokusuman.
Di halaman barat telah terdapat bangunan baru melintang dari utara hingga selatan, dengan akses masuk di bagian tengah. Di bagian timur atau sisi belakang lahan juga telah dibuat bangunan baru melintang utara-selatan.
Bangunan lama terdiri memiliki denah berbentuk “U” dengan ujung-ujung berada di sisi timur atau di bagian belakang. Masing-masing massa bangunan memiliki arah hadap ke sisi luar sehingga saling membelakangi, menyisakan ruang kosong di bagian tengah. Bangunan ini menggunakan atap perisai mengikuti bentuk denah U, yaitu bagian barat (1), bagian utara (2) dan bagian selatan (3).
Bagian (1) berbentuk empat persegi panjang, melintang utara-selatan, terbagi ke dalam tiga ruang yang difungsikan sebagai kelas. Bagian (2) dan (3) berupa bangunan berbentuk persegi panjang, masing-masing terbagi menjadi dua ruang kelas. Masing-masing ruang memiliki satu pintu masuk dengan tipe daun pintu ganda (kupu tarung), dan dengan ruang di sampingnya dihubungkan dengan pintu dari tipe yang sama, yaitu dengan daun pintu ganda berupa panil kayu dan kaca. Pada daun pintu terdapat lubang angin yang ditutup dengan strimin.
Bangunan ini berkonstruksi rangka, dengan tiang kayu dan ditopang umpak berukuran 45x45 cm. Tiang-tiang berjarak dua meter, terbuat dari kayu jati, berpenampang persegi 13x13 cm dengan ketinggian 4,15 meter. Pada bagian tengah terdapat balok mendatar yang menghubungkan antartiang. Tiang kayu jati selain berfungsi sebagai penopang struktur bangunan juga berfungsi sebagai kusen pintu dan jendela.
Saat ini dinding menggunakan tembok. Sebagian tiang tertutup plaster dengan penyelesaian keramik atau batu lempeng hingga setinggi dua meter hingga balok ikat. Dinding di atasnya berupa papan semen silikat dengan beberapa lubang angin.
Dinding sisi luar masing-masing ruang kelas terdapat pintu dua daun dengan panil kayu bagian bawah dan panil kaca pada bagian atas dengan bukaan arah keluar. Di atas setiap pintu terdapat ventilasi dari kawat harmonika. Pada dinding luar ini terdapat juga dua jendela dengan ukuran yang lebar, masing-masing dengan dua daun jendela model panil kaca bukaan ke dalam dan kaca sunshield warna hitam, setinggi lima puluh centimeter pada penutup jendela luar. Pada dinding belakang (sisi timur) bagian (1) terdapat bouvenlicht ukuran 1x2 meter dengan jeruji kayu 3/5 centimeter, terdapat juga dua pintu satu daun dengan panil kayu di bagian utara dan selatan.
Plafon dengan bahan semen-silika ukuran 1x1 meter dengan plepet kayu jati 1/5 centimeter dicat putih, tinggi plafon 4 (empat) meter, plafon teritisan mengikuti kemiringan atap. Teritisan dengan lebar 120 centimeter ditopang oleh konsol kayu jati ukuran 10/13 centimeter, yang dipasang disetiap kolom kayu. Teritisan dengan lisplang kayu jati ukuran 2/20 centimeter dengan pertemuan setiap sudut dengan variasi lengkungan ke bawah. Semua bahan kayu dicat abu-abu.
Bentuk atap adalah perisai/limas. Penutup atap adalah genteng tanah liat model Jatiwangi dengan genteng bubungan berbentuk oval.
Bangunan Sekolah Dasar Negeri Kintelan 1 Yogyakarta memiliki gaya bangunan Indis yang ditandai dengan konstruksi bangunan yang tinggi, elemen perlubangan untuk penghawaan (sirkulasi udara) yang tinggi dan lebar, bentuk atap dengan kemiringan yang cukup curam dengan bahan penutup atap genteng tanah liat, model pintu berpanil kayu dan kaca, serta langit-langit yang tinggi. Jika dilihat masa pembangunannya, bangunan ini berada pada masa arsitektur Indis peralihan atau Arsitektur Kolonial Transisi.