Loading

Museum Dewantara Kirti Griya

Status : Bangunan Cagar Budaya

Deskripsi Singkat

Tanggal 2 Mei 1970, museum diresmikan dan dibuka untuk umum oleh Nyi Hadjar Dewantara. Peresmian itu ditandai dengan sengkalan yang berbunyi: Miyat Ngaluhur Trusing Budi, yang bermakna para pengunjung diharapkan dapat mempelajari, meresapi, menghayati isi museum untuk selanjutnya dapat menciptakan gagasan-gagasan baru. Konstruksi bangunan cukup kokoh karena bahan yang digunakan berkualitas tinggi. Kayu jati, tembok berukuran satu bata merah, tegel yang indah dan kuat merupakan unsur-unsur kekokohan bangun.

Status : Bangunan Cagar Budaya
Periodesasi : Kolonial (Belanda/Cina)
Tahun : 1915
Alamat : Jl. Tamansiswa no. 31 - 33 , Wirogunan, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Koordinat:
7.80215° S, 110.41139° E

SK Menteri : PM.89/PW.007/MKP/2011


Lokasi Museum Dewantara Kirti Griya di Peta

Dimensi Benda : Panjang
Lebar
Tinggi
Tebal
Diameter
Berat
Ciri Fisik Benda
Ciri Fisik Benda
Fungsi Benda
Dimensi Struktur
Komponen Pelengkap :
Gambaran Umum Bentuk Bangunan
Peristiwa Sejarah : Bangunan ini merupakan rumah orang Belanda ( Gevangenis Laan) yang didirikan pada tahun 1915 dengan gaya Eropa dikombinasi arsitektur Jawa. Pemilik terakhir sebelum ditempatj Ki Hadjar bemama Dewantara adalah janda penguasa perkebunan Belanda Mas Ajeng Ramsinah, kemudian dibeli oleh Tamansiswa pada 14 Agustus 1934 dengan harga f 3.000,- (tiga ribu gulden). Pada 18 Agustus 1951, pembelian tersebut dihibahkan pada Yayasan Tamansiswa. 
Pemilik
Nama Pemilik Terakhir : Yayasan Persatuan Perguruan Tamansis
Pengelolaan
Nama Pengelola : Yayasan Persatuan Perguruan Tamansis
Catatan Khusus : Koordinat SK : 49 X: 0435104 Y: 9137184