Gaya bangunannya merupakan bangunan lndis, konstruksi bangunan berupa tembok dan kayu dengan atap genteng. Bangunannya bertingkat membujur dari barat-timur dengan jendela dan pintu yang masih asli dan bentuknya tinggi-tinggi. Selain itu, pada bagian atap dilengkapi dengan menara yang pengawas. pada masa penduduk.an Jepang dipergunakan sebagai menara Untuk memasuki kompleks Yayasan Pangudi Luhur ada dua pintu masuk. pintu gerbang sebelah utara melewati Jalan Senopati merupakan pintu untuk menuju ke SMA Pangudi Luhur, sedangkan untuk menuju ke TK-SD Pangudi Luhur dapat rnelewati pintu sebelah barat melalui Jalan Trikora di sebelah setatan Kantor BAPAS.
| Dimensi Benda | : |
Panjang Lebar Tinggi Tebal Diameter Berat |
| Jenis Struktur | : | Kolonial |
| Jenis Bangunan | : | Kolonial |
| Fungsi Bangunan | : | Religi/Keagamaan,Sekolah |
| Komponen Pelengkap | : |
|
| Fungsi Situs | : | Religi/Keagamaan,Sekolah |
| Fungsi | : | Religi/Keagamaan,Sekolah |
| Peristiwa Sejarah | : | Bangunan ini didirikan sejak tahun 1922, dahulu dipakai untuk sekolah HIS "Sekolah Ongko Loro• yang dikelola oleh para Bruder FIC. Pada zaman Jepang pemah digunakan sebagai tempat untuk pengawasan daerah kota dan sekitamya. Pada bulan April 1949 dipakai untuk sekolah SGA dan SGB Kanisius sampai tahun 1959. Sejak tahun 1959 digunakan sebagai sekolah SPG sampai dengan tahun 1989. Selanjutnya sejak tahun Sedangkan 1989 sampai sekarang menjadi SMA Pangudi Luhur. di sebelah barat sudah lama digunakan sebagai TK dan SO Pangudi Luhur. |
| Nama Pemilik Terakhir | : | Yayasan Pangudi Luhur |
| Nama Pengelola | : | Yayasan Pangudi Luhur |
| Catatan Khusus | : | Koordinat pada SK: 49 X: 0430168 Y: 9137522 |