Loading

Kapel Tri Tunggal Maha Kudus

Status : Bangunan Cagar Budaya

Deskripsi Singkat

Kapel ini berbentuk sebuah bangunan terbuka dengan bentuk atap joglo, bagian dinding sisi kanan dan kiri menggunakan pagar besi, bagian pintu juga menggunakan besi yang bisa dibuka dan ditutup. Kapel ini mempunyai ukuran lebar 510 cm dengan ketinggian sampai ke plafond 310 cm bahan yang digunakan untuk menutup plafong adalah eternit dengan lis kayu berwarna hitam.
Pada awal dibangun atap Kapel Tri Tunggal Maha Kudus ini berbentuk segitiga dan pada ujungnya terdapat salib dan berbahan sirap dan kurang lebih pada tahun 1975 atap kapel diganti ini berbentuk rumah adat Jawa, yaitu Joglo dengan genting motif kodok dicat dengan warna merah. Alasan penggantian atap tersebut karena dinilai bahan sirap tidak awet karena kondisi lingkungan yang lembab dan basah1, sedangkan bagian lantai menggunakan tegel dengan jenis kepala basah berwarna merah dengan ukuran 20 cm x 20 cm. Pada bagian depan bangunan mempunyai undakan (anak tangga) sebayak 7 buah, undakan ke-1 sampai ke-5 mempunyai ketinggian 40 cm, undakan ke-6 dan ke-7 masing-masing 30 cm. Pada bagian paling atas terdapat perbedaan tinggi lantai 20 cm. Bangunan kapel ini disangga oleh dua buah pilar yang dibuat menggunakan batu kali di cat warna kombinasi hitam-putih, dan mempunyai ukuran panjang 46 cm, lebar 46 cm, dan tinggi 340 cm.
Bagian samping kiri dan kanan kapel ini diberi pagar pengaman berbahan besi yang dirangkai dan dicat berwarna hitam yang menutupi 2/3 dari tinggi ruangan kapel. Ketinggian pagar besi di bagian depan kapel adalah 176 cm, yang juga berfungsi sebagai pintu gerbang yang biisa dibuka ke arah keluar jika kapel akan digunakan. Kelengkapan Kapel Tri Tunggal Mahakudus ini adalah: 
  1. Sebuah altar berbahan kayu dengan ukiran hiasan Piala dan Hosti di sisi depan bagian tengah dan di sisi kanan terdapat ukiran huruf A (Alpha) dan pada sisi kiri terdapat ukiran huruf O (Omega), yang berarti Awal dan Akhir. Altar tersebut mempunyai panjang145 cm, lebar 70 cm, tinggi 95 cm. Satu buah mimbar yang terletak di bagian depan sisi kiri di luar bangunan.
  2. Satu buah kursi imam.
  3. Empat buah kursi pelayan imam yang ditempatkan di kanan – kiri ruangan, masing-masing 2 buah.

Status : Bangunan Cagar Budaya
Periodesasi : Pasca Kemerdekaan
Tahun : 1954
Alamat : Pedukuhan Semagung, Banjaroya, Kalibawang, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Koordinat:
7.6679540796543° S, 110.22553195303° E

SK Walikota/Bupati : SK BUP Kulon Progo 381/C/2016


Lokasi Kapel Tri Tunggal Maha Kudus di Peta

Dimensi Benda : Panjang
Lebar
Tinggi
Tebal
Diameter
Berat
Ciri Fisik Benda
Ciri Fisik Benda
Fungsi Benda
Jenis Struktur : Kolonial
Dimensi Struktur
Jenis Bangunan : Kolonial
Fungsi Bangunan : Religi/Keagamaan
Komponen Pelengkap :
Gambaran Umum Bentuk Bangunan
Deskripsi Fasad : Kapel ini berbentuk sebuah bangunan terbuka dengan bentuk atap joglo, bagian dinding sisi kanan dan kiri menggunakan pagar besi, bagian pintu juga menggunakan besi yang bisa dibuka dan ditutup.
Deskripsi Atap : Joglo dengan genting motif kodok dicat dengan warna merah.
Deskripsi Lantai : ?Lantai menggunakan tegel dengan jenis kepala basah berwarna merah dengan ukuran 20 cm x 20 cm.
Deskripsi Kolom/Tiang : Bangunan kapel ini disangga oleh dua buah pilar yang dibuat menggunakan batu kali di cat warna kombinasi hitam-putih, dan mempunyai ukuran panjang 46 cm, lebar 46 cm, dan tinggi 340 cm.
Deskripsi Plafon : Kapel ini mempunyai ukuran lebar 510 cm dengan ketinggian sampai ke plafon 310 cm bahan yang digunakan untuk menutup plafon adalah eternit dengan lis kayu berwarna hitam.
Jenis Ragam Hias : Sebuah altar berbahan kayu dengan ukiran hiasan Piala dan Hosti di sisi depan bagian tengah dan di sisi kanan terdapat ukiran huruf A (Alpha) dan pada sisi kiri terdapat ukiran huruf O (Omega), yang berarti Awal dan Akhir.
Fungsi Situs : Religi/Keagamaan
Fungsi : Religi/Keagamaan
Peristiwa Sejarah : -
Konteks : Kapel Tri Tunggal Maha Kudus ini terletak di samping kiri gua Maria dibangun pada tahun 1954 atas usaha umat Promasan serta bantuan dari para peziarah. Kapel ini digunakan sebagai tempat perayaan Ekaristi bagi umat katolik, sebagai tempat pertemuan secara pribadi umat dengan Tuhannya. Kapel ini dibangun guna menandai satu abad dogma Maria dikandung tanpa noda.Pada saat-saat tertentu diadakan perayaan Ekaristi di kapel ini, atau jika diinginkan, para peziarah yang datang secara berombongan dapat mengadakan perayaan Ekaristi, dengan cara menghubungi pengurus terlebih dahulu.
Nilai Sejarah : Menjadi tonggak perkembangan agama Katolik di wilayah sekitar Kalibawang Kulon Progo dan Jawa Tengah bagian selatan.
Nilai Ilmu Pengetahuan : Kapel ini menjadi bukti pemahaman pengetahuan geologis masyarakat di Kabupaten Kulon Progo pada masa lalu. Kapel ini menjadi bukti penerapan arsitektur tradisional Jawa di Kulon Progo sejak masa lalu.
Nilai Agama : Tetap menjadi tempat peribadatan umat Katolik sejak awal berdirinya sampai sekarang.
Nilai Pendidikan : Kapel ini dapat digunakan sebagai sarana pendidikan terkait dengan disiplin ilmu geologi dan geografi lingkungan.
Nilai Budaya : Menjadi bukti kepedulian masyarakat terhadap perkembangan agama Katolik di Kalibawang, Kulon Progo. Menjadi sarana pendukung kelestarian tradisi masyarakat, khususnya kepercayaan masyarakat pada tradisi devosi di Bulan Maria (mei dan oktober).
Pemilik
Nama Pemilik Terakhir : Paguyuban Gereja Papa Miskin
Pengelolaan
Nama Pengelola : Paroki Promasan