Bangunan SMP N 1 Sleman merupakan bangunan yang bergaya Indis. SMP Negeri 1 Sleman terdiri dari beberapa bangunan namun hanya dua bangunan yang diduga sebagai bangunan cagar budaya yaitu bangunan bekas kantor direktur dan rumah dinas. Bangunan kantor terletak disisi utara dan menghadap timur dengan ukuran 26 x 9 m. Bangunan ini dibangun di atas pondasi dengan tinggi 120 cm yang permukaannya digores bentuk persegi dan di dalamnya terdapat garis-garis yang tidak beraturan. Bagian depan bangunan terdapat tangga naik yang bertegel kuning dengan ukuran 20 cm x 20 cm dan terdiri dari 8 anak tangga. Lebar tangga bagian bawah 640 cm. dan bagian atas 258 cm. lantai bangunan dari semen berplester yang diberi motif kotak-kotak ukuran 30 cm x 30 cm dan dibuat miring. Dinding bangunan dari bata berplester dengan tinggi 435 cm dan tebal 30 cm kecuali dinding timur ruang tamu tinggi 300 cm dan tebal 15 cm.
Rumah Dinas terletak di bagian selatan, menghadap ke timur dengan ukuran 31 x 23 m membujur barat timur. Berdiri di atas fondasi dengan tinggi 195 cm dan memiliki enam ruangan. Permukaan fondasi terdapat motif bentuk persegi dan di dalamnya diberi garis yang tidak beraturan. Bagian depan bangunan terdapat delapan buah anak tangga dengan lebar 660 cm. dan lebar bagian atas 260 cm.
A. BANGUNAN I (KANTOR)
1. Bangunan Depan
Bangunan ini terletak di sisi utara halaman menghadap ke timur, berukuran 26 x 9 m. Bangunan ini berdiri di atas fondasi setinggi 120 cm yang permukaannya berhias motif bentuk persegi dan di dalamnya terdapat garis-garis tidak beraturan. Di depan terdapat tangga naik dari tegel warna kuning ukuran 20 cm x 20 cm dan terdiri dari 8 anak tangga. Lebar tangga bagian bawah 640 cm dan bagian atas 258 cm. Di kanan dan kiri tangga dibatasi pagar dari pasangan bata berplester tebal 30 cm. Bagian tengah pagar berlubang lubang berbentuk persegi.
1) Ruang Tamu.
Ruang tamu berukuran 9 x 4,5 m, membujur utara selatan, menghadap ke timur. Permukaan luar dinding dilapis keramik warna biru. Di dinding depan terdapat sebuah pintu dengan daun pintu ganda (dua buah daun pintu/kupu tarung) dicat warna hijau, berukuran 176 cm x 271 cm. Di kanan kiri pintu terdapat sebuah jendela kaca.
Dinding sebelah utara menjorok ke utara selebar 100 cm. Di dinding barat terdapat sebuah pintu kayu dengan daun pintu ganda yang menghubungkan ruang tamu dengan ruang tata usaha, dan dua buah jendela. Pintu berbentuk daun pintu ganda berukuran 153 cm x 257 Cm, model krepyak, dicat warna abu-abu. Pada kusen pintu terdapat engsel pintu. Adapun kusen jendela berukuran 143 cm x 158 cm. dicat warna abu-abu dan tidak berdaun jendela tetapi di tutup dengan kaca. Di atas ambang pintu dan jendela terdapat boven-list berukuran 85 cm x 153 cm, yang diisi dengan kaca patri membentuk gambar teratai dan rumput air, warna hijau, merah, putih, dan coklat.
2) Ruang Tata Usaha
Ruang tata usaha terletak di sebelah barat ruang tamu, berukuran 6 x 9 m dan membujur utara selatan. Di dinding selatan terdapat sebuah jendela dengan daun pintu ganda berukuran 171 cm x 143 cm cm, dicat abu-abu. Jendela luar berupa kayu model krepyak, sedangkan bagian dalam dari kayu dan kaca. Bagian dalam terdiri dari 4 panil yaitu satu panil paling bawah dari kayu dan 3 panil di atasnya berupa kaca. Di atas ambang jendela terdapat boven-list yang diisi dengan kaca patri bermotif sama dengan ruang tamu. Di sebelah selatan ruang ini terdapat ruang berukuran 100 cm x 600 cm yang berfungsi sebagai ruang stensil. Pintu masuk berukuran 82 cm x 201 cm dan dicat abu-abu. Di dinding selatan ruang ini masih terdapat list lanjutan dari ruang tata usaha dan dinding utara ruang stensil terdapat boven-list.
Di belakang ruang tata usaha terdapat tiga buah ruang membujur barat timur dan selasar di sebelah utara selebar 300 cm². Dinding utara selasar dibatasi dengan dinding setinggi 80 cm. Langit-langit berupa triplek warna putih dalam kondisi rusak.
Ruang keuangan berukuran 430 cm x 400 cm membujur utara selatan dan menghadap ke utara. Di dinding utara terdapat sebuah pintu berukuran 259 cm x 130 cm dicat abu-abu. Di atas ambang pintu terdapat boven-list berukuran 78 cm x 130 cm, yang diberi kaca patri yang hiasannya sama dengan pintu masuk ruang tata usaha. Di dinding selatan terdapat sebuah jendela berukuran 273 cm x 143 cm, yang merupakan jendela rangkap yaitu bagian luar dari kayu model krepyak sedang jendela bagian dalam terdiri dari 6 panil, satu panil di bawah berupa kayu dan 5 panil di atasnya berupa kaca. Dinding luar di bawah jendela diberi list menonjol setebal 15 cm.
3) Ruang Kepala Sekolah
Ruang ini terletak di sebelah barat ruang keuangan, berukuran 7,6 X 4 m membujur timur barat. Di sisi selatan terdapat dua buah jendela yang model, ukuran, dan warna sama dengan jendela ruang keuangan. Di dinding utara terdapat dua buah pintu yang bentuk, ukuran, dan warna sama dengan pintu bagian keuang sebelah barat. Di atas pintu ini terdapat boven-list dan diberi kaca kotak-kotak berpanil. Di sebelah timur ruangan terdapat bekas brankas yang sudah diberi lapisan keramik. Lantai ruang dari keramik warna coklat ukuran 30 cm x 30 cm. dinding ruangan diberi keramik warna coklat tua dan muda,
Di sebelah barat ruang kepala sekolah terdapat toilet berukuran 160 cm x 400 cm, terdiri dari dua buah toilet. Pintu toilet sisi utara terletak di dinding barat ruang kepala sekolah, sedangkan pintu toilet sisi selatan berada di luar sebelah barat.
Atap bangunan ruang tamu dan ruang tata usaha menjadi satu dan lebih tinggi dari pada atap ruang di belakangnya, berbentuk kampung. dengan bahan genteng kripik. Tutup keong bagian depan ditutup kayu dan dibagi menjadi kotak-kotak.
2. Bangunan Belakang
Di sebelah barat bangunan induk terdapat bangunan membujur timur barat berukuran 27 x 2,5 m. Bangunan ini berdiri di atas fondasi setinggi 125 cm yang permukaannya digores bentuk persegi dan di dalamnya terdapat goresan tidak beraturan. Di antara bangunan induk dan bangunan belakang terdapat selasar membujur utara selatan selebar 170 cm. Sisi utara selasar terdapat sebuah pintu kayu berbentuk daun pintu ganda berukuran 146 cm x 2,08 cm, dicat warna abu-abu. Di depan pintu terdapat sebuah tangga dari bata berplester berukuran lebar 150 cm.
Bangunan belakang menghadap ke selatan, terdiri dari 8 ruang dengan teras di sisi selatan selebar 250 cm², sisi selatan teras dibatasi pagar dari bata berplester yang bagian tengahnya berlubang bentuk persegi. Pagar di sisi barat di atasnya diberi roster. Di sisi timur terdapat tangga membujur barat timur dan di tengah juga terdapat tangga membujur utara selatan. Adapun ukuran dan fungsi masing-masing ruang dari sisi timur adalah Ruang no. 1 berukuran 300 cm x 400 cm difungsikan untuk toilet, ruang no. 2 berukuran 400 cm x 400 cm difungsikan untuk sholat guru (mushola), ruang no. 3 berukuran 200 cm x 400 cm difungsikan untuk ruang internet, Ruang no. 4 berukuran 400 cm x 400 cm difungsikan untuk dapur, ruang no. 5 berukuran 400 cm x 400 cm difungsikan untuk gudang alat musik, ruang 6, 7, dan 8 masing-masing berukuran 300 cm x 400 cm digunakan untuk gudang.
Masing-masing ruang ini kecuali ruang no. 1 dari sisi timur mempunyai pintu kayu di sisi selatan berukuran sama dan dicat warna kuning. Di atas ambang pintu terdapat boven-list yang diberi jeruji dari besi. Di kanan kiri pintu dapur diberi kawat kasa, dengan tinggi dinding 390 cm.
Di dinding atas sisi utara toilet terdapat boven-list dari kayu yang diberi jeruji besi. Dinding di atas lubang angin terdapat lubang berbentuk setengah lingkaran, sedangkan dinding atas sisi utara ruang no. 2, 3, 4, dan 5 terdapat boven-list dari kaca berbingkai kayu berbentuk persegi. Di dinding atas ruang no 1, 7, dan 8 terdapat lubang angin berbentuk lingkaran.
Atap bangunan belakang berbentuk kampung dengan bahan genteng kripik dan menyambung dengan atap bangunan sisi timur. Dari atap bangunan terdapat bagian atap yang ditinggikan untuk ruangan yang dahulu digunakan untuk dapur.
Di antara kantor dan rumah dinas dihubungkan dengan selasar. Dahulu di kanan kiri selasar terdapat pagar pembatas dari bata berplester. Pagar di sebelah timur dihilangkan, sedangkan pagar di sebelah barat ditinggikan. Pagar pembatas ini masih dipertahankan keberadaannya. Selasar yang menghubungaan Bangunan I dan Bangunan II tinggal sebagian karena sekarang dijadikan aula yang membujur timur-barat.
B. BANGUNAN II (RUMAH DINAS).
Rumah dinas terletak di sebelah selatan aula, menghadap ke timur, berukuran 31 x 23 m membujur timur-barat. Bangunan ini terdiri dari enam buah ruang dan berdiri di atas fondasi setinggi 195 cm. Permukaan fondasi dihias motif berbentuk persegi ukuran (?) dan di dalamnya diberi bentuk garis tidak beraturan. Untuk memasuki ruangan terdapat tangga. Lantai tangga berupa ubin warna kuning ukuran 20 cm x 20 cm. Di kiri kanan tangga dibatasi dengan pagar bata berplester tebal 30 cm, berbentuk lengkung dan bagian tengahnya berlubang bentuk persegi. Permukaan fondasi sisi selatan dibuat hiasan membentuk batuan dari semen.
Bangunan ini sekarang digunakan untuk ruang kegiatan, yaitu Bimbingan Konseling, ruang pelajaran agama Katolik/Kristen, ruang keterampilan, ruang praktik komputer, ruang guru, dan ruang kurikulum.
1) Ruang Bimbingan Konseling
Ruang bimbingan konseling berukuran 6 x 10 m, membujur utara selatan. Di tengah dinding timur terdapat sebuah pintu dengan daun pintu berbentuk ganda (dua daun pintu) berukuran 136 cm 227 cm. Setengah bagian bawah pintu kayu dicat warna hijau dan hijau muda, sedang bagian atas berupa kaca Di atas pintu terdapat boven-list dari kaca yang dibagi menjadi enam bagian. Di kanan kiri pintu terdapat boven-list yang ukuran dan posisi ketinggiannya sejajar dengan boven-list pintu. Dinding di bawah boven-list permukaannya menjorok ke dalam berukuran 236 cm x 118 cm. Dinding bagian depan/timur ini mempunyai ketebalan 20 cm dan dicat berwarna putih.
Di kanan kiri pintu terdapat kolom yang menyatu dengan dinding. Di sebelah utara ruang bimbingan konseling terdapat semacam teras selebar 150 cm, yang dibatasi pagar dari bata berplester dan bagian tengahnya diberi lubang bentuk persegi. Di atas pagar ini terdapat dua buah tiang besi berbentuk bulat dan dicat warna coklat, kedua buah tiang ini menyangga atap teras dengan bahan dari asbes.
Lantai ruang tamu berupa tegel motif, berukuran 20 cm x 20 cm, lantai bagian luar pintu berupa tegel teraso ukuran 20 cm x 20cm. Tegel pada bagian pintu berbeda motifnya dengan bagian dalamnya. Dinding ruangan bimbingan konseling dan dinding ruangan lainnya berupa pasangan bata plesteran dengan ketebalan 30 cm, tinggi 550 cm dan dicat warna krem. Bagian bawah dinding terdapat list dari keramik warna hitam setinggi 15 cm.
Dinding utara terdapat sebuah pintu kayu model krepyak berukuran 151 cm x 297 cm dan dicat warna abu-abu. Pada kusen pintu terdapat bekas engsel. Di kanan kiri pintu terdapat sebuah jendela nako yang kusennya menyatu dengan kusen pintu (pintu gendong). Jendela berukuran 112 cm x 206 cm dan kusennya dicat warna abu-abu. Di atas ambang pintu terdapat ventilasi berukuran tinggi 68 cm.
Di sisi utara dan barat ruang bimbingan konseling terdapat ruangan-ruangan dengan sekat dari triplek setinggi 244 cm dengan rincian dua ruang di sisi utara dan tiga ruang di sisi barat. Dua ruang di sisi utara digunakan untuk ruang konsultasi dan tiga ruang di sisi barat untuk ruang guru.
2) Ruang Pelajaran Agama Katolik/Kristen
Ruang ini terletak di sebelah selatan ruang bimbingan konseling, membujur barat timur, berukuran 8,5 x 6 m, dan bagian depan/timurnya berdenah trapesium dengan lebar 150 cm. Di depan ruang ini terdapat teras selebar 100 cm dan dibatasi pagar yang bagian tengahnya berlubang bentuk persegi, tebal 30 cm dan dicat warna putih. Di sebelah selatan teras terdapat tangga dari plesteran semen membujur utara selatan.
Lantai ruangan dari tegel teraso warna abu-abu ukuran 20 cm x 20 cm, dan diseling dengan tegel bermotif satu tegel yang diatur sedemikian hingga membentuk denah persegi. Di dinding bawah diberi list warna hitam setinggi 15 cm. Di tengah dinding timur terdapat sebuah pintu berbentuk daun pintu ganda model krepyak berukuran 165 cm x 288 cm. Bagian luar pintu dicat warna hijau sedangkan bagian dalam dicat abu-abu. Pada bagian atas kusen bagian dalam terdapat slot kunci. Di samping kanan kiri pintu terdapat sebuah jendela dengan daun pintu ganda. Bagian bawah jendela dari kayu model krepyak, sedangkan bagian atas jendela berupa tiga buah panil kaca. Di atas ambang pintu dan jendela terdapat boven-list berukuran tinggi 81 cm. Dinding luar di bawah jendela terdapat list selebar 15 cm, di kiri kanan jendela bagian atas dan dinding di atas boven-list dibuat menonjol garis/list. Jendela bagian luar dicat warna hijau sedangkan bagian dalam dicat abu-abu. Di dinding selatan terdapat dua buah jendela yang bentuk, ukuran dan waranya sama dengan jendela di sisi timur. Di dinding utara terdapat sebuah pintu yang menghubungkan ruang agama Katholik dengan ruang Bimbingan Konseling. Pintu ini berbentuk kuputarung berukuran 151 cm x 297 cm, dan secara vertikal pintu ini terdiri dari sembilan bagian.Tiga bagian bawah berupa kayu sedangkan enam di atasnya berupa kaca. Akan tetapi, dua bagian kaca bagian bawah dicat warna abu-abu.
Plafon dari bagian timur ruang yang berdenah setengah dari segi enam berupa papan kayu yang disusun mendatar, sedangkan plafon bagian ruang yang berdenah persegi dan ruang lainnya dari eternit dicat warna putih.
Di sebelah barat ruang Bimbingan Konseling dan Ruang Agama Katholik terdapat dua ruangan yang saling berhadapan dan dihubungkan dengan sebuah koridor selebar 300 cm, dengan sebuah pintu masuk yang terletak di ruang Bimbingan Konseling. Lantai koridor berupa tegel motif ukuran 20 cm x 20 cm. pada bagian tengah koridor di beri tegel motif lain, sehinga membentuk denah persegi panjang. Ruang di sebelah barat ruang agama Katholik adalah ruang Keterampilan sedangkan di sebelah barat ruang Bimbingan Konseling adalah ruang komputer.
3) Ruang Keterampilan.
Ruang ketrampilan berukuran 12 x 6 m membujur barat timur. Di sebelah selatan ruang keterampilan terdapat semacam ...(?) lebar 100 cm, dan dibatasi dengan pagar dari bata berplester. Di atas pagar terdapat tiang besi berbentuk bulat dicat warna coklat yang menyangga atap teras dari asbes. Di sebelah timur teras terdapat tangga membujur barat timur dan sebelah barat teras terdapat sebuah tangga membujur utara selatan.
Lantai ruang keterampilan berupa plesteran semen yang digores membentuk kotak-kotak ukuran 30 cm x 30 dan dibuat miring. Dinding selatan ruang keterampilan terdapat dua buah pintu kayu model krepyak berukuran 165 cm x 288 cm, dicat warna hijau dan hijau muda. Di atas pintu terdapat boven-list berukuran tinggi 81 cm. Sebelah barat ruang keterampilan dibatasi dengan dinding setinggi 205 cm. Di dinding utara terdapat dua buah pintu. Secara vertical pintu ini terdiri dari sembilan bagian. Tiga bagian bawah berupa panil kayu sedangkan enam bagian di atasnya berupa kaca. Dua bagian bawah kaca dicat warna krem. Di atas ambang pintu terdapat boven-list setinggi 76 cm. Di dinding barat ruang ini terdapat dinding pembatas dari bata berplester setinggi 205 cm. Di sebelah barat ruang keterampilan ini terdapat semacam lorong berukuran lebar 100 cm. Di ujung selatan, utara dan di dinding barat terdapat sebuah pintu kayu berukuran 102 cm x 205 cm keduan pintu ini dicat warna hijau dan hijau tua.
4) Ruang Praktik Komputer
Ruang komputer berukuran 12 x 6 m membujur barat timur. Di sebelah utara ruang ini terdapat semacam teras selebar 160 cm yang dibatasi pagar dari bata berplester dan bagian tengahnya berlubang-lubang bentuk persegi. Di atas pagar sisi barat ditutup dengan bata berplester. Sebelah barat teras terdapat tangga membujur utara selatan. Di atas pagar ini terdapat enam buah tiang besi penyangga atap teras, yang berupa asbes.
Di dinding selatan terdapat dua buah pintu yang ukuran, model, dan warnanya sama dengan pintu ruang keterampilan. Di dinding utara terdapat sebuah pintu berbentuk daun pintu ganda berukuran 297 cm x 163 cm, model krepyak dicat warna abu-abu.. Di sebelah barat ruang komputer terdapat lorong selebar 100 cm. Di ujung utara terdapat sebuah pintu kayu berukuran 102 cm x 205 cm.
5) Ruang Guru
Ruang guru terletak di sebelah barat ruang keterampilan dan sebagian ruang komputer, berdenah huruf L, yang membujur utara selatan berukuran 6 x 7,5 m, dan bagian selatannya berbentuk trapesium berukuran lebar 171 cm, sedangkan yang membujur barat timur berukuran 7 x 11 m, di depannya berbentuk trapesium berukuran lebar 238 cm. Di sebelah selatan ruang guru terdapat teras berukuran 300 cm x 300 cm yang dibatasi dengan pagar dari bata berplester. Di atas pagar ini terdapat dua buah tiang besi berbentuk bulat yang menyangga atap teras. Lantai teras dari tegel motif ukuran 20 cm x 20 cm. Plafon teras berupa papan kayu yang disusun secara horizontal. Atap teras berbentuk panggang pe terbuat dari bahan asbes.
Di dinding selatan ruang guru terdapat sebuah pintu kayu berbentuk kuputarung berukuran 165 cm x 288 cm model krepyak dicat warna hijau. Di dinding yang miring terdapat sebuah jendela berukuran 102 cm x 300 cm., bagian bawah dari kayu model krepyak dan di atasnya kaca dan dicat warna hijau. Di atas jendela terdapat boven-list berukuran 102 x 90 cm. Di dinding luar bawah jendela terdapat list, setebal 15 cm.
Di depan pintu sisi barat terdapat tangga berukuran lebar 286 cm. Di kanan kiri tangga dibatasi dengan pagar dari bata berplester setinggi 115 cm yang bagian tengahnya berlubang-lubang berbentuk segi empat. Pagar tangga ini dibuat trap. Lantai tangga dari tegel warna kuning ukuran 20 cm x 20 cm.
6) Ruang Kurikulum.
Di sebelah utara ruang guru terdapat ruang kurikulum dan teras. Ruang kurikulum terletak di sebelah timur sedangkan teras di sebelah barat. Ruang kurikulum berukuran 6 x 4 m. Di antara ruang kurikulum dengan ruang guru dihubungkan dengan sebuah pintu, Di sisi selatan terdapat sebuah jendela.
Teras sisi utara berukuran 4 x 4 m, lantai teras berupa plesteran semen yang digaris miring ukuran 30 cm x 30 cm. Di antara teras dengan ruang guru dihubungkan dengan sebuah pintu berukuran 292 cm x 175 cm. Pintu tersebut bagian bawah berupa kayu sedangkan bagian atasnya berupa kaca terdiri dari enam panil. Di atas ambang pintu terdapat boven-list setinggi 76 cm.
Di antara ruang kurikulum dan teras, dihubungkan dengan sebuah pintu yang bentuk dan ukurannya sama dengan pintu yang menghubungkan teras dengan ruang guru. Di sisi barat dan sebagian sisi utara teras diberi pagar dari bata plesteran. Di atas pagar dipasang roster yang dipasang sehingga membentuk bulatan-bulatan. Lantai teras lebih tinggi 45 cm dari lantai doorlop.