Loading

Sekolah Taman Kanak-kanak (Kompleks Bopkri 2 Wates)

Status : Bangunan Cagar Budaya

Deskripsi Singkat

Bangunan Sekolah TK (Kompleks BOPKRI 2 Wates) berdenah segi empat dengan ukuran 1.175 x 1.075 cm beratap model piramid (tajug) dengan genteng flaam. Bangunan tersebut menghadap ke barat. Tebal dinding 30 cm. Pada bagian luar dinding terdapat rubble wall setinggi 80 cm. Plafon berupa eternit berukuran 100 x 100 cm. Bagian dalam bangunan terbagi atas empat ruang, yaitu:  

1) Ruang di bagian barat laut 

Ruang pada bagian barat laut saat ini difungsikan sebagai ruang penerima tamu. Ruang tersebut berukuran 4530 x 480 cm. Lantai berupa ubin abu-abu berukuran 20 x 20 cm dengan list ubin berwarna merah hati mengelingi ruang. Pada ruang ini terdapat empat pintu, satu pintu pada dinding barat, dua pintu pada dinding selatan, dan satu pintu pada dinding timur. Pintu pada dinding barat merupakan pintu utama dengan ukuran 250 x 135 cm. Daun pintu bermodel kupu tarung dengan ukuran masing-masing 241 x 61 cm. Daun pintu berupa panel kayu pada bagian bawah dan krepyak pada bagian atas. Di atas pintu tersebut terdapat tiga ventilasi rooster, masing-masing ventilasi berukuran 30 x 30 cm. 

Dua pintu yang terdapat pada dinding selatan berukuran masing-masing 95 x 215 cm. Daun pintu berupa panel kayu berukuran 86 x 206 cm. Bagian atas masing-masing pintu terdapat dua ventilasi rooster berukuran 30 x 30 cm. 

Pintu yang terdapat pada dinding timur berukuran 95 x 215 cm. Daun pintu berupa panel kayu berukuran 86 x 206 cm. 

Pada dinding utara terdapat jendela dengan ukuran 135 x 173 cm. Daun jendela bermodel kupu tarung dua tangkup. Masing-masing sisi daun jendela berukuran 61 x 160 cm. Jendela luar berupa krepyak, sedangkan jendela dalam berupa panil kaca (satu daun jendela terdiri dari lima panil kaca). Pada bagian atas jendela terdapat tiga ventilasi rooster berukuran 30 x 30 cm. 

2) Ruang di bagian barat daya 

Ruang di bagian barat daya saat ini difungsikan sebagai ruang kelas. Ruang tersebut berukuran 405 x 480 cm. Lantai berupa ubin abu-abu berukuran 20 x 20 cm, dengan list ubin berwarna merah hati mengelingi ruang. Pada ruang tersebut terdapat dua pintu, yaitu pintu pada dinding utara yang menghubungkan ke ruang bagian barat laut (model dan ukuran telah disebut pada pembahasan ruang bagian barat laut) dan pintu yang berada pada dinding timur. Pintu pada dinding timur berukuran 95 x 215 cm. Daun pintu berupa panel kayu berukuran 86 x 206 cm. 

Pada dinding barat terdapat jendela dengan ukuran 135 x 173 cm. Daun jendela bermodel kupu tarung dua tangkup. Masing-masing sisi daun jendela berukuran 61 x 160 cm. Jendela luar berupa krepyak, sedangkan jendela dalam berupa panil kaca (satu daun jendela terdiri dari lima panil kaca). Pada bagian atas jendela terdapat tiga ventilasi rooster berukuran 30 x 30 cm. 

3) Ruang di bagian tenggara 

Ruang di bagian tenggara saat ini difungsikan sebagai ruang bermain. Ruang tersebut berukuran 680 x 480 cm. Lantai berupa ubin berukuran 20 x 20 cm. Ubin pada bagian tengah ruang berwarna merah hati, sementara pada bagian pinggir berwarna hitam. 

Di ruang ini terdapat empat pintu, yaitu pintu pada dinding barat, pintu pada dinding utara sebelah barat, pintu pada dinding utara sebelah timur, dan pintu pada dinding selatan. Pintu pada dinding barat menghubungkan ke ruang bagian barat daya (model dan ukuran telah disebut pada pembahasan ruang bagian barat daya). Pintu pada dinding utara sebelah barat menghubungkan ke ruang bagian barat laut (model dan ukuran telah disebut pada pembahasan ruang bagian barat laut).  

Pintu pada dinding selatan berukuran 250 x 135 cm. Daun pintu bermodel kupu tarung dengan ukuran masing-masing 241 x 61 cm. Daun pintu berupa panil kayu pada bagian bawah dan krepyak pada bagian atas. 

Pintu pada dinding utara sebelah timur berukuran 250 x 135 cm. Daun pintu bermodel kupu tarung dengan ukuran masing-masing 241 x 61 cm. Daun pintu berupa panil enam kaca bagian atas dan panil kayu bagian bawah. Pada bagian atas jendela terdapat tiga ventilasi rooster berukuran 30 x 30 cm. Pintu ini menghubungkan ke teras di timur bangunan. 

Pada dinding barat ruang terdapat jendela berukuran 173 x 270. Saat ini jendela ditutup dengan papan kayu karena di balik jendela terdapat toilet. Pada bagian atas jendela terdapat lima ventilasi rooster berukuran 30 x 30 cm. 

4) Ruang di bagian timur laut 

Ruang di bagian timur laut saat ini difungsikan sebagai ruang kelas. Ruang tersebut berukuran 680 x 480 cm. Lantai berupa ubin berukuran 20 x 20 cm. Ubin pada bagian tengah ruang berwarna merah hati, sementara pada bagian pinggir berwarna hitam. Pada ruang ini terdapat dua pintu, yaitu pintu pada dinding barat dan dinding timur. Pintu pada dinding barat menghubungkan ke ruang barat laut (model dan ukuran telah disebut pada pembahasan ruang bagian barat laut). 

Pintu pada dinding timur berukuran 250 x 135 cm. Daun pintu bermodel kupu tarung dengan ukuran masing-masing 241 x 61 cm. Daun pintu berupa panil 6 kaca bagian atas dan panil kayu bagian bawah. Pada bagian atas jendela terdapat tiga ventilasi rooster berukuran 30 x 30 cm. Pintu ini menghubungkan ke teras di sisi timur. 

5) Teras di timur 

Pada bagian timur bangunan terdapat teras berukuran 168 x 480 cm. Lantai teras merupakan lantai baru berupa keramik putih berukuran 30 x 30 cm. Pada dinding utara teras terdapan bukaan berukuran 120 x 173 cm 

Kuncungan di bagian belakang bangunan (selatan) yang merupakan sisa  doorloop

Pada bagian selatan bangunan terdapat sisa doorlop. Doorlop tersebut berada di balik pintu ruang tenggara dinding selatan. Bagian doorlop yang tersisa berukuran 120 x 160 cm. Atap bermodel pelana dengan genteng kripik


Status : Bangunan Cagar Budaya
Periodesasi : Pasca Kemerdekaan
Tahun : 1945
Bagian dari : Situs Pusat Pemerintahan Kota Wates Lama
Kawasan : Satuan Ruang Kota Wates Lama
Alamat : Jalan Bhayangkara No 2 Terbah, Wates, Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Koordinat:
7.8569518433731° S, 110.15868633986° E

SK Walikota/Bupati : SK Bupati Kulon Progo 568/A/2018


Lokasi Sekolah Taman Kanak-kanak (Kompleks Bopkri 2 Wates) di Peta

Dimensi Benda : Panjang
Lebar
Tinggi
Tebal
Diameter
Berat
Ciri Fisik Benda
Ciri Fisik Benda
Fungsi Benda
Dimensi Struktur
Komponen Pelengkap :
Gambaran Umum Bentuk Bangunan
Deskripsi Fasad : Bangunan berbentuk segi empat sederhana dengan atap genteng tanah liat berwarna merah kecoklatan berbentuk tajug dengan kemiringan curam. Dinding dicat putih krem yang mulai mengelupas di beberapa bagian. Pondasi menggunakan batu kali berwarna abu-abu gelap (rubble wall) setinggi 80 cm. Terdapat dua jendela berjalusi sekaligus ventilasi di atasnya. Terdapat tiang bendera berjarak sekitar 1 m dari tembok depan bangunan.
Deskripsi Konsol : Bangunan ini tidak memiliki konsol
Deskripsi Jendela : Bingkai jendela terbuat dari kayu. Jendela memiliki 2 lapis daun jendela. Tiap jendela terdapat dua daun jendela mengarah keluar bangunan dan ke dalam bangunan. Daun jendela pada bagian luar bangunan berjalusi (krepyak) sedangkan daun jendela pada bagian dalam bangunan memiliki kaca (setiap jendela memilik 5 panil kaca). Daun jendela bermodel kupu tarung du tangkup. Bentuk jendela tinggi dengan bukaan lebar. Jendela dicat dengan warna merah tua Pada dinding utara terdapat jendela dengan ukuran 135 x 173 cm. Masing-masing sisi daun jendela berukuran 61 x 160 cm. Pada dinding barat ruang (ruang tenggara) terdapat jendela berukuran 173 x 270. Saat ini jendela ditutup dengan papan kayu karena di balik jendela terdapat toilet.
Deskripsi Pintu : Pintu berbahan kayu dengan finishing cat berwarna merah tua. Bagian bawah pintu terdapatpanel kayu yang dicat krem. Pintu memiliki dua daun pintu dengan desain jalusi. Pintu dilengkapi dengan kunci pintu dan handle pintu. Pada ruangan barat laut terdapat empat pintu, satu pintu pada dinding barat, dua pintu pada dinding selatan, dan satu pintu pada dinding timur. Pintu pada dinding barat merupakan pintu utama dengan ukuran 250 x 135 cm. Daun pintu bermodel kupu tarung dengan ukuran masing-masing 241 x 61 cm. Daun pintu berupa panel kayu pada bagian bawah dan krepyak pada bagian atas Dua pintu yang terdapat pada dinding selatan berukuran masing-masing 95 x 215 cm. Daun pintu berupa panel kayu berukuran 86 x 206 cm. Pintu yang terdapat pada dinding timur berukuran 95 x 215 cm. Daun pintu berupa panel kayu berukuran 86 x 206 cm. Di ruangan bagian tenggara, terdapat empat pintu, yaitu pintu pada dinding barat, pintu pada dinding utara sebelah barat, pintu pada dinding utara sebelah timur, dan pintu pada dinding selatan. Pintu pada dinding barat menghubungkan ke ruang bagian barat daya (model dan ukuran telah disebut pada pembahasan ruang bagian barat daya). Pintu pada dinding utara sebelah barat menghubungkan ke ruang bagian barat laut (model dan ukuran telah disebut pada pembahasan ruang bagian barat laut). Pintu pada dinding selatan berukuran 250 x 135 cm. Daun pintu bermodel kupu tarung dengan ukuran masing-masing 241 x 61 cm. Daun pintu berupa panil kayu pada bagian bawah dan krepyak pada bagian atas. Pintu pada dinding utara sebelah timur berukuran 250 x 135 cm. Daun pintu bermodel kupu tarung dengan ukuran masing-masing 241 x 61 cm. Daun pintu berupa panil enam kaca bagian atas dan panil kayu bagian bawah. Pada bagian atas jendela terdapat ventilasi rooster berukuran 30 x 30 cm. Pintu ini menghubungkan ke teras di timur bangunan.
Deskripsi Atap : Atap memiliki model piramid (tajug) dengan kemiringan yang curam. Genteng berjenis flaam dengan warna merah kecokelatan.
Deskripsi Lantai : Lantai bangunan berupa tegel berwarna abu-abu tua dan merah berukuran 20 cm x 20 cm. Penempatan warna tegel membentuk pola-pola tertentu pada tiap ruangan.
Deskripsi Kolom/Tiang : Bangunan ini tidak memiliki kolom/tiang.
Deskripsi Ventilasi : Bangunan ini memiliki ventilasi berupa roster berkisi-kisi. Tiap pintu dan jendela dilengkapi dengan ventilasi di atasnya berjumlah 3 yang ditata secara horizontal. Masing-masing ventilasi berukuran 30 cm.
Deskripsi Plafon : Bangunan ini memiliki plafon berupa eternit berukuran 100 cm x 100 cm berwarna putih.
Jenis Ragam Hias : Terdapat ragam hias motif alami berupa rubble wall setinggi 80 cm pada pondasi bangunan.
Desain : Bangunan berbentuk persegi sederhana dilengkapi dengan jendela yang lebar dan tinggi dengan model berjalusi. Atap bangunan berbentuk piramid (tajug)
Interior : Gedung ini terbagi menjadi beberapa ruang yaitu ruang di bagian timur laut yang saat ini difungsikan sebagai ruang guru dan ruang penerima tamu, ruang
Peristiwa Sejarah : Keberadaan Yayasan BOPKRI (Badan Oesaha Pendidikan Kristen Indonesia) tidak terlepas dari sejarah perkembangan pendidikan di Indonesia. Penyelenggaraan sekolah Kristen dilakukan misi Zending sebagai salah satu sarana kegiatan mereka menyebarkan agama Kristen di seluruh wilayah Indonesia. Pada awal penyebaran agama Kristen di Yogyakarta terdapat dua lembaga yang mengusahakan pendidikan Kristen bagi warga masyarakat, yaitu Zending Gereeformerde Kerken (ZGK) dan Vereeniging Scholen met den Bijbel. Zending Gereeformerde Kerken (ZGK) mendirikan sekolah-sekolah Zending, sedangkan Vereeniging Scholen met den Bijbel menyelenggarakan sekolah-sekolah dengan pengantar bahasa Belanda, yaitu: HJS (Hollandsche Javaansche School), ELS (Europesche Lagere School), HCS (Hollandsche Chineesche School) dan MCS (Malaische Chineesche School). Pada masa perang kemerdekaan, umat Kristen turut berjuang. Hal ini ditunjukkan dengan didirikannya Partai Kristen Indonesia (Parindo) pada tanggal 10 November 1945. Dalam kongres pertamanya di Surakarta diputuskan untuk mendirikan lembaga pendidikan dengan nama Badan Oesaha Pendidikan Kristen Indonesia (BOPKRI). BOPKRI didirikan pada 18 Desember 1945 di Yogyakarta. Yayasan tersebut bertujuan memajukan pendidikan masyarakat Kristen khususnya di wilayah Yogyakarta.  Hollandsche Javaansche school met den Bijbel di Wates berkembang menjadi sekolah milik Yayasan BOPKRI. Salah satu bangunan Yayasan BOPKRI adalah gedung yang terletak di Jalan Bayangkara, no. 2, Wates, yang saat ini dikenal sebagai SMP BOPKRI 2 Wates. Pada tahun 1958, bangunan tersebut sudah digunakan sebagai kantor kepala sekolah SD BOPKRI. Setelah itu, bangunan beralih fungsi menjadi SMP BOKRI 2 Wates. Pada bulan Juli 2018, kompleks tersebut beralih fungsi sebagai TK dan SD.  Tahun 2017 SMP BOPKRI 2 Wates mendapat penghargaan Kompensasi Pelindungan Cagar Budaya 2017 dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta. Penghargaan tersebut diberikan kepada bangunan dan struktur Cagar Budaya yang pemilik/ pengelolanya memiliki komitmen yang tinggi terhadap pelestarian Cagar Budaya.
Konteks :
Nilai Sejarah : Bangunan tersebut merupakan bagian dari perkembangan pendidikan dan agama Kristen
Nilai Pendidikan : Bangunan tersebut masih digunakan sebagai sarana pendidikan. 
Pemilik
Nama Pemilik Terakhir : Yayasan BOPKRI
Alamat Pemilik : Jl. Juadi, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istime
Pengelolaan
Nama Pengelola : Yayasan BOPKRI
Alamat Pengelola : Jl. Juadi, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istime
Persepsi Masyarakat :
Catatan Khusus : Bangunan Sekolah TK (Kompleks BOPKRI 2 Wates) dalam kondisi terawat 175 m² (luas bangunan) Koordinat UTM SK : UTM 0407252.658E, 9131423.200N, 49M