Loading

nDalem Gede Notoyudan di Jalan Notoyudan GT II/1303

Status : Bangunan Cagar Budaya

Deskripsi Singkat

1. Pendopo

Pendopo berupa ruang terbuka dengan atap model joglo yang ditutup genteng tanah liat dan sebagai penopang atap adalah saka atau tiang kayu jati yang dipasang pada titik - titik sekeliling pendopo. Tinggi lantai pendopo berbeda antara jati atau tengah dan emperan.

2. Inti Pendopo

Inti Pendopo lebih tinggi posisi lantainya. Terdapat tumpang sari. Saka penyangga tumpang sari berjumlah 4 buah, sedangkan saka penyangga laiinya berjumlah 12 buah.

3. Emperan Pendopo

emperan pendopo lebih rendah posisi lantainya. Saka penyangga sekeliling emper berjumlah 12 buah. Pada ujung kiri dan kanan bagian belakang (sisi utara) tidak disangga dengan tiang, namun terdapat tembok gapuran.

4. Teras Kuncungan

Selain emperan, di Pendopo bagian depan terdapat teras kuncungan dengan atap model limasan dengan disangga 12 buat saka atau tiang kayu jati.

5. Tratag/Longkangan/Space Penghubung/Selasar

Merupakan space penghubung antara Pendopo dan Pringgitan. Level lantai dama dengan halaman (lebih rendah dari emperan Pendopo).

6. Pringgitan

Berupa ruang terbuka dengan atap limasan yang ditutup genteng tanah liat. Saka penyangga di Pringgitan berjumlah 8 buah. Antara Pringgitan dan nDalem Ageng di bagian atas membentang talang gandul dengan ukuran setengah drum.

7. nDalem Agung

Formasi bangunan (susunan tapak) di dalam nDalem Ageng sendiri terdiri atas: ruang inti nDalem, di mana terdapat senthong tengah (pasren_, sentong kiwa dan senthong tengen. Di belakang ruang inti adalah ruang gadri, ruang pawon, dan pakiwan.

8. Ruang Inti

Merupakan ruang dengan ukuran terbesar dengan atap luar model koglo yang ditutup genteng tanah liat. Pada atap bagian dalam terdapat tumpang sari. Saka penyangga tumpang sari berjumlah 4 buah sedangkan saka penyangga lainnya berjumlah 10 buah. Terdapat perbedaan tinggi level lantai di dalam ruang inti nDalem Ageng. Level lantai yang terdapat saka atau tiang posisinya lebih tinggi.

9. Gadri

Gadri berada di belakang ruang inti dengan posisi level lantai lebih rendah daripada ruang inti. Di sisi kiri dan kanan gadri terdapat ruang los.

10. Pawon dan Pakiwan
Pawon dan Pakiwan merupakan ruang yang posisinya paling belakang. Atap luar model limasan

11. Gandok Kiwa dan Gandok Tengen

Bangunan terpisah yang berada di sisi barat dan sisi timur nDalem Ageng. Akses keluar masuk melalui pintu seketheng barat dan seketheng timur

Status : Bangunan Cagar Budaya
Periodesasi : Islam
Tahun : 1800
Alamat : Jl. Notoyudan GT II/ 1303 Notoyudan GT II/1303, Pringgokusuman, Gedongtengen, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Koordinat:
7.79428° S, 110.35764° E

SK Walikota/Bupati : SK Wali Kota Yogyakarta 201/2018


Lokasi nDalem Gede Notoyudan di Jalan Notoyudan GT II/1303 di Peta

Dimensi Benda : Panjang
Lebar
Tinggi
Tebal
Diameter
Berat
Ciri Fisik Benda
Ciri Fisik Benda
Fungsi Benda
Dimensi Struktur
Komponen Pelengkap :
Gambaran Umum Bentuk Bangunan
Pemilik
Nama Pemilik Terakhir : Ndoro Hanin
Pengelolaan
Nama Pengelola : Kraton Yogyakarta
Catatan Khusus : Ndalem ageng sudah tidak ditempati lagi.