| Dimensi Benda | : |
Panjang Lebar Tinggi Tebal Diameter Berat |
| Jenis Struktur | : | Kolonial |
| Jenis Bangunan | : | Kolonial |
| Fungsi Bangunan | : | Militer |
| Komponen Pelengkap | : |
|
| Tata Letak Dalam Ruang Kawasan | : | Bangunan Kodim 0732 Sleman dahulunya adalah rumah dinas untuk pegawai pabrik gula Medari yang masih merupakan satu kesatuan dengan kompleks pabrik gula Medari. Bangunan menghadap ke barat dan mempunyai denah empat persegi panjang dan hanya terdiri dari satu lantai. |
| Deskripsi Fasad | : | Fasad bangunan simetris. |
| Deskripsi Jendela | : | Jendelanya model krepyak. |
| Deskripsi Pintu | : | Pintu ganda berukuran besar dengan bahan kayu. |
| Deskripsi Atap | : | Limasan yang terdiri dari tiga atap berjejer ke belakang (limasan gotong mayit). Sementara atap pada bagian beranda depan berbentuk pelana. Material penutup atap berupa genteng vlam. |
| Deskripsi Lantai | : | Plesteran semen. |
| Deskripsi Plafon | : | Eternit dengan plepet kayu. |
| Jenis Ragam Hias | : | Pada bagian atas dan bawah jendela diberi hiasan profil. |
| Interior | : | Bangunan aslinya terdiri dari lima ruang, yakni teras depan, ruang tamu, tiga kamar tidur, dan satu ruang keluarga. |
| Fungsi Situs | : | Militer |
| Fungsi | : | Militer |
| Konteks | : | Bangunan KODIM 0732 dahulunya adalah rumah dinas pegawai PG Medari. PG Medari adalah pabrik gula yang dimiliki oleh perusahaan sindikat “Koloniale Bank”. Pabrik gula tersebut pembangunannya dimulai dari tahun 1908 hingga 1909. Adapun konstruksi pabriknya dikerjakan oleh firma “De Vries Rubbed”. Lokasi pabrik gula Medari dipilih berdekatan dengan jalur kereta api Yogyakarta-Magelang yang dibuka pada 1898 guna memudahkan proses pendatangan mesin-mesin pabrik buatan Machinefabriek Gebr. Stork & Co karena mesin-mesin yang masih diimpor dari luar tersebut dapat diangkut menggunakan kereta dari pelabuhan ke bakal lokasi pabrik (Anonim. 1922; 83). Untuk menjalankan pabrik gula tersebut, Koloniale Bank membentuk badan usaha N.V. Cultuur Maatschappij Medari yang sahamnya sebagian besar dikuasai oleh Koloniale Bank. Saat berdiri, PG Medari merupakan pabrik gula terbesar di Yogyakarta. PG Medari memiliki beberapa bangunan rumah dinas yang diperuntukan untuk setiap pegawai di dalam manajemen pabrik. Adapun bangunan Kodim 0732 dahulunya ditempati oleh pegawai dengan jabatan sebagai ahli mesin tingkat pertama. Berdasarkan foto-foto lama, bangunan rumah dinas dibangun terlebih dahulu sebelum pabrik. PG Medari mampu bertahan dari krisis malaise yang terjadi pada tahun 1930an. Pada masa pendudukan Jepang, PG Medari ditutup. Lalu saat terjadi Agresi Militer Belanda II bangunan dibumihanguskan supaya tidak jatuh ke tangan Belanda. Meskipun bangunan pabrik sudah hancur, beberapa bangunan pendukung berupa bekas rumah dinas pegawai masih tersisa dan saat ini dimanfaatkan untuk kepentingan lain seperti KODIM 0732 Sleman. |
| Nilai Sejarah | : | Bangunan Kodim 0732 merupakan bukti sejarah perkembangan perkebunan dan industri gula di DIY dan bukti sejarah keberadaan maskapai Koloniale Bank sebagai sindikat perusahaan gula yang memiliki banyak asset pabrik gula di Pulau Jawa. |
| Nilai Ilmu Pengetahuan | : | Bangunan Kodim 0732 Sleman merupakan bagian dari kawasan industri PG Medari dengan fasilitas yang lengkap dan terencana dengan baik. |
| Nilai Pendidikan | : | Bangunan Kodim 0732 Sleman dapat menjadi referensi langgam bangunan pada masa kolonial dan perencanaan kawasan industri. |
| Nilai Budaya | : | Bangunan Kodim 0732 menjadi referensi sistem perkebunan dan industri terpadu pada masa lalu. |
| Nama Pemilik Terakhir | : | KODIM 0732 Sleman |
| Nama Pengelola | : | KODIM 0732 Sleman |
| Catatan Khusus | : | Koordinat pada SK Bupati Sleman: UTM 49 M ; 427232.88 m E ; 9150648.23 m S |