Loading

Deskripsi Singkat

Pasar Nanggulan merupakan kompleks pasar tradisional menghadap ke selatan. Bangunan lama terdiri atas lima los, dua los berjajar pada bagian depan (selatan), sementara tiga yang lain berderet di bagian belakang (timur laut).  

Masing-masing los memiliki bentuk yang kurang lebih sama, yaitu berdenah persegi panjang dengan atap berbentuk pelana. Bagian atap menggunakan konstruksi besi sistem knock down dengan perangkai mur-baut. Perkuatan sambungan menggunakan besi sebagai plat buhul. Rangka atap berupa rangkaian kuda-kuda dan gording/blandar baja berprofil “C”, usuk dan reng berprofil “L”,  molo/balok nok berprofil “I” disangga dengan sepasang tiang baja berprofil “C”, dengan cor beton pada bagian bawah untuk menanam tiang.  Atap los  menggunakan  penutup genteng vlaam.  

Pada bagian ujung bangunan terdapat tutup keong berbentuk segitiga dengan bahan seng gelombang. Pada tutup keong los depan sebelah barat terdapat plakat logam dengan tulisan  “N.V. Constructie Atelier Der Vorstenlanden Djogjakarta” 

Status : Bangunan Cagar Budaya
Alamat : Jalan Sentolo-Nanggulan Belum Ada, Jatisarono, Nanggulan, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Koordinat:
7.768259117796° S, 110.2102305546° E

SK Walikota/Bupati : SK Bupati Kulon Progo 420/A/2019


Lokasi Pasar Nanggulan di Peta

Dimensi Benda : Panjang
Lebar
Tinggi
Tebal
Diameter
Berat
Ciri Fisik Benda
Ciri Fisik Benda
Fungsi Benda
Dimensi Struktur
Komponen Pelengkap :
Gambaran Umum Bentuk Bangunan
Nilai Sejarah : 1) Merupakan salah satu pasar tradisional masa Kolonial  yang masih bertahan hingga sekarang di Kabupaten Kulon Progo. 2) Menjadi bukti pengetahuan adanya jaringan pemasaran material besi bagi bangunan yang berpusat di N.V. Braat Machienfabriek Soerabaia. 
Nilai Ilmu Pengetahuan : 1) Merupakan bukti keberadaan penggunaan sistem konstruksi knock down yang masih berkembang dan digunakan oleh masyarakat hingga sekarang. 2) Merupakan bukti pengetahuan penggunaan material baja relatif lebih kuat dan tahan lama dibandingkan dengan material kayu atau bambu. 3) Merupakan bukti sistem struktur dan konstruksi besi bagi bangunan tidak bertingkat yang berasal dari masa Kolonial. 
Nilai Budaya : Pasar tradisional merupakan tempat interaksi sosial masyarakat yang masih berlangsung hingga sekarang. 
Nilai Ekonomi : Bukti perkembangan teknologi dan kegiatan ekonomi pada masa Kolonial hingga Kemerdekaan di Kulon Progo yang sampai sekarang masih difungsikan sebagai pasar. 
Pemilik
Nama Pemilik Terakhir : Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kulon Progo
Pengelolaan
Nama Pengelola : Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kulon Progo
Catatan Khusus : Koordinat SK : UTM 401896.3429504385E, 9126094.196516162N, 49M   Lat/Long:  -7.768461037885708, 11.021012507379055