| Dimensi Benda | : |
Panjang Lebar Tinggi Tebal Diameter Berat |
| Peristiwa Sejarah | : | Lokasi ini dibangun 18 tahun setelah pendirian Kraton Yogyakarta yaitu pada tanggal 27 Juni 1773 setelah Sri Sultan Hamengku Buwana I selesai membangun Kraton Yogyakarta. Lokasi ini merupakan kompleks bangunan peribadatan untuk sultan dan rakyat Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Keberadaannya sekaligus sebagai komponen utama dalam kelengkapan kota sebagai ibukota/kuthanegoro saat itu yang terdiri atas alun-alun, kompleks keraton, masjid, dan pasar merupakan komponen yang selalu ada pada kota tradisional di Jawa sejak masa Kesultanan Demak. |
| Nilai Budaya | : | Lokasi Masjid Gede Kraton Yogyakarta merupakan salah satu komponen utama kelengkapan tata ruang ibukota/kuthanegara, yang merupakan ciri tata kota Islam lama. Komponen lainnya sebagai pembentuk tata ruang ibukota adalah keraton, alun-alun, dan pasar. Keberadaannya merupakan perwujudan konsep filosofi raja sebagai pemimpin agama tertinggi. |
| Nama Pemilik Terakhir | : | Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat |
| Nama Pengelola | : | Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat |