Loading

Bangunan Kelas dan Kamar Mandi Sekolah Dasar Kasihan

Status : Bangunan Cagar Budaya

Deskripsi Singkat

Bangunan Kelas dan Kamar Mandi SD Negeri Kasihan di Padukuhan Kasihan, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul merupakan bagian dari kompleks SD Negeri Kasihan. Kompleks SD Negeri Kasihan terdiri dari bangunan-bangunan kelas, bangunan kantor guru, perpustakaan, ruang kegiatan siswa, gudang, mushola, laboratorium, kamar mandi, dan sumur. Bagian dari kompleks SD Negeri Kasihan yang menunjukkan karakteristik cagar budaya adalah bangunan kelas yang saat ini digunakan untuk ruang kelas 4A dan kelas 4B, serta bangunan kamar mandi siswa. Bangunan kelas yang dimaksud terletak di bagian tengah kompleks SD Negeri Kasihan, sedangkan bangunan kamar mandi berada di belakang bangunan kelas (lihat denah). 

1. Bangunan kelas 

Bangunan kelas SD Negeri Kasihan menghadap ke arah utara. Bangunan bertipe atap limasan dengan denah berbentuk persegi panjang berukuran 14,24 m x 6,08 m. Tinggi ruang kelas hingga eternit 3,22 m. Bagian tengah bangunan kelas dibagi oleh dinding pemisah yang terbuat dari tembok. Pada bagian atas dinding pemisah tersebut terdapat baja penguat struktur berjumlah tiga buah yang dipasang membentuk huruf V dengan garis horizontal di bawahnya (V). Baja penguat struktur yang horizontal dipasang di atas sebuah pintu penghubung. Adapun saat ini pintu penghubung tidak digunakan dan ditutup dengan lemari. Adapun pada sisi timur bangunan kelas telah ditambahkan bangunan baru yang menempel dengan bangunan kelas.  

Bangunan kelas memiliki emper di sisi utara selebar 2 m. Emper memiliki empat tiang dari baja berdiameter 10 cm yang telah dilapisi dengan plesteran semen berukuran 13 cm x 13 cm. Tinggi tiang baja 208 cm sedangkan plesteran semen pelapis tingginya 162 cm. Lapisan plesteran semen lebih rendah daripada tiang baja sehingga tiang baja terlihat pada bagian atas tiang. Tiang berdiri di atas lantai emper yang saat ini telah dipasang keramik berwarna hijau berukuran 40 cm x 40 cm. Lantai emper lebih tinggi 10 cm dari permukaan tanah. 

Dinding bangunan kelas terbuat dari bata berplester, ukuran setengah batu (15 cm). Pada dinding utara terdapat dua buah pintu kayu berdaun dua yang diperkuat dengan bingkai baja. Pintu berukuran 206 cm x 116 cm, serta daun pintunya berukuran 206 cm x 51 cm x 3 cm. Ambang kanan dan kiri pintu berukuran 12 cm x 8 cm.  

Pada dinding utara dan selatan bangunan kelas terdapat masing-masing empat jendela kaca. Jendela-jendela tersebut baru. Jendela terdiri dari dua macam ukuran yakni dua jendela berdaun dua berukuran 135 cm x 115 cm, serta dua jendela berdaun dua yang mengapit panil kaca dengan ukuran keseluruhan 196 cm x 115 cm. Ambang jendela lebarnya 5 cm. Masing-masing daun jendela berukuran 62 cm x 58 cm yang dipisahkan oleh kerangka kayu dengan lebar 6 cm.  

Pada bagian atas jendela terdapat kisi-kisi kayu berjumlah empat buah yang difungsikan sebagai ventilasi. Dua jendela yang ada di belakang kelas tidak dapat dibuka karena terhalang oleh baja penguat struktur (lihat gambar). Lantai ruang kelas telah dipasang keramik berwarna putih berukuran 40 cm x 40 cm. 

Bangunan kelas memiliki struktur penguatan dinding dari baja berprofil L yang diperkirakan dipasang pada keempat sisi luar dinding bangunan serta bagian dalam dinding pemisah ruang kelas. Saat ini baja penguat struktur pada dinding luar timur bangunan tidak tampak karena telah ditambahkan bangunan baru yang menempel, sedangkan baja penguat struktur pada ketiga sisinya masih ada.  

Baja penguat struktur pada masing-masing dinding luar berjumlah tiga buah yang dipasang secara horizontal dan membentuk huruf V. Baja penguatan tersebut dipasang dengan baut berbentuk segi enam berukuran 6 cm. Baja yang dipasang secara horizontal pada dinding luar sisi utara dan selatan terbuat dari profil L berukuran 4 cm x 2 cm dengan ketebalan 0,3 cm yang panjangnya 1200 cm. Sedangkan dua baja yang dipasang diagonal dan membentuk huruf V masing-masing terbuat dari profil L berukuran 4 cm x 2 cm dengan ketebalan 0,3 cm yang panjangnya 350 cm.  

Baja penguatan pada dinding luar sisi barat yang dipasang horizontal terbuat dari profil L berukuran 4,5 cm x 2 cm dengan ketebalan 0,4 cm, serta panjangnya 600 cm. Sedangkan dua baja penguatan yang dipasang diagonal dan membentuk huruf V masing-masing juga terbuat dari profil L berukuran 4,5 cm x 2 cm dengan ketebalan 0,4 cm, serta panjangnya 370 cm.  

Baja penguatan pada dinding luar sisi utara dan selatan masih terpasang dengan kuat sedangkan baja penguatan pada dinding luar sisi barat yang membentuk huruf V salah satunya lepas. Unsur lain yang menunjukkan kekunoan SD Negeri Kasihan antara lain bangku becak, yakni meja kayu yang menyatu dengan tempat duduknya sehingga menyerupai becak. 

2. Kamar Mandi 

Bangunan kamar mandi yang sekarang dipergunakan untuk kamar mandi siswa terletak di sebelah tenggara bangunan kelas lama sebagaimana dideskripsikan di atas. Bangunan kamar mandi menghadap ke arah utara. Dinding kamar mandi pada sisi utara dan barat berupa pasangan bata berukuran setengah batu berplester semen, sedangkan dinding sisi selatan berupa bata berplester bligon. Sisi timur kamar mandi telah ditambah dengan ruangan baru untuk gudang.  

Bangunan kamar mandi berdenah persegi panjang dan memiliki atap pelana. Bangunan berukuran 270 cm x 220 cm, serta tinggi hingga atap 310 m. Pada keempat sisi dinding terdapat pilar semu berukuran 227 cm x 27 cm x 27 cm. Bangunan kamar mandi terdiri dari dua ruangan yang masing-masing berukuran 166 cm x 100 cm. Saat ini kloset dan bak air telah diganti dengan yang baru. Pintu kamar mandi berukuran 192 cm x 63 cm. Pintu ditutup dengan daun pintu kayu berdaun satu berukuran 182 cm x 63 cm x 3,5 cm. Ambang pintu berukuran 10 cm x 8 cm.  

Status : Bangunan Cagar Budaya
Periodesasi : Kolonial (Belanda/Cina)
Alamat : (Kamar Mandi) SD Negeri Kasihan, Kasihan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Koordinat:
7.826017° S, 110.328232° E

SK Walikota/Bupati : Keputusan Bupati Bantul


Lokasi Bangunan Kelas dan Kamar Mandi Sekolah Dasar Kasihan di Peta

Dimensi Benda : Panjang
Lebar
Tinggi
Tebal
Diameter
Berat
Ciri Fisik Benda
Ciri Fisik Benda
Fungsi Benda
Jenis Struktur : Kolonial
Dimensi Struktur
Jenis Bangunan : Kolonial
Fungsi Bangunan : Sekolah
Komponen Pelengkap :
Gambaran Umum Bentuk Bangunan
Tata Letak Dalam Ruang Kawasan : Bangunan Kelas dan Kamar Mandi SD Negeri Kasihan di Padukuhan Kasihan, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul merupakan bagian dari kompleks SD Negeri Kasihan. Bangunan kelas SD Negeri Kasihan menghadap ke arah utara. Bangunan kamar mandi yang sekarang dipergunakan untuk kamar mandi siswa terletak di sebelah tenggara bangunan kelas lama sebagaimana dideskripsikan di atas. Bangunan kamar mandi menghadap ke arah utara.
Deskripsi Jendela : Bangunan kelas: Pada dinding utara dan selatan bangunan kelas terdapat masing-masing empat jendela kaca. Jendela-jendela tersebut baru. Jendela terdiri dari dua macam ukuran yakni dua jendela berdaun dua berukuran 135 cm x 115 cm, serta dua jendela berdaun dua yang mengapit panil kaca dengan ukuran keseluruhan 196 cm x 115 cm. Ambang jendela lebarnya 5 cm. Masing-masing daun jendela berukuran 62 cm x 58 cm yang dipisahkan oleh kerangka kayu dengan lebar 6 cm.Kamar mandi: -
Deskripsi Pintu : Bangunan kelas: Pada dinding utara terdapat dua buah pintu kayu berdaun dua yang diperkuat dengan bingkai baja. Pintu berukuran 206 cm x 116 cm, serta daun pintunya berukuran 206 cm x 51 cm x 3 cm. Ambang kanan dan kiri pintu berukuran 12 cm x 8 cm.Kamar mandi: Pintu kamar mandi berukuran 192 cm x 63 cm. Pintu ditutup dengan daun pintu kayu berdaun satu berukuran 182 cm x 63 cm x 3,5 cm. Ambang pintu berukuran 10 cm x 8 cm.
Deskripsi Atap : Bangunan kelas: bertipe atap limasanKamar mandi: atap pelana
Deskripsi Lantai : Bangunan kelas: Lantai ruang kelas telah dipasang keramik berwarna putih berukuran 40 cm x 40 cm.Kamar mandi: -
Deskripsi Kolom/Tiang : Bangunan kelas: Emper memiliki empat tiang dari baja berdiameter 10 cm yang telah dilapisi dengan plesteran semen berukuran 13 cm x 13 cm. Tinggi tiang baja 208 cm sedangkan plesteran semen pelapis tingginya 162 cm. Lapisan plesteran semen lebih rendah daripada tiang baja sehingga tiang baja terlihat pada bagian atas tiang. Tiang berdiri di atas lantai emper yang saat ini telah dipasang keramik berwarna hijau berukuran 40 cm x 40 cm. Lantai emper lebih tinggi 10 cm dari permukaan tanah. Kamar mandi: Pada keempat sisi dinding terdapat pilar semu berukuran 227 cm x 27 cm x 27 cm.
Deskripsi Ventilasi : Pada bagian atas jendela terdapat kisi-kisi kayu berjumlah empat buah yang difungsikan sebagai ventilasi.
Fungsi Situs : Sekolah
Fungsi : Sekolah
Konteks : Bangunan Kelas dan Kamar Mandi SD Negeri Kasihan di Padukuhan Kasihan, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul dibangun oleh Belanda sebelum masa kemerdekaan. Bangunan sekolah dibangun supaya kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan secara mandiri. Hal ini karena sebelumnya SD Negeri Kasihan meminjam tempat (ngindhung) di rumah Kepala Dukuh karena belum memiliki tempat sendiri. Ketika SD Negeri Kasihan didirikan, SD hanya memiliki dua ruang kelas. Selain itu SD Negeri Kasihan hanya menyelenggarakan pendidikan hingga kelas. Oleh karena itu jika siswa hendak melanjutkan pendidikannya, maka ia dapat meneruskan di SD Jarakan (saat ini berada dalam Kapanewon Sewon) yang menyenggarakan pendidikan hingga kelas enam. Siswa SD Negeri Kasihan pada masa itu mengenakan pakaian berupa bebed dan udheng serta tidak semuanya mengenakan alas kaki.
Nilai Sejarah : Memiliki nilai sejarah yang tinggi karena berhubungan dengan sejarah pendidikan di daerah Bantul pada masa Belanda yang masih difungsikan hingga sekarang.
Nilai Ilmu Pengetahuan : Memberikan informasi tentang model arsitektur Indis yang berkembang pada awal abad ke-20 serta memberikan informasi tentang perkembangan pendidikan di Bantul. Selain itu bangunan SD Negeri Kasihan mempunyai potensi untuk diteliti bidang ilmu arkeologi, sejarah, arsitektur, dan teknik bangunan.
Nilai Pendidikan : Sebagai pembelajaran masyarakat umum dan peserta didik tentang bangunan yang masih terkait dengan aktifitas pendidikan pada masa lampau.
Nilai Budaya : Memiliki nilai budaya bagi penguatan kepribadian bangsa, yaitu sebagai bangunan yang mencerminkan jati diri suatu bangsa, kedaerahan atau komunitas tertentu yaitu arsitektur Indis.
Pemilik
Nama Pemilik Terakhir : Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul
Riwayat Kepemilikan : Status tanah SD Kasihan Sultan Ground.
Pengelolaan
Nama Pengelola : Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul
Catatan Khusus : Koordinat pada NR Bupati Bantul: 49 X: 9134897 Y: 425928 (ruang kelas)Koordinat pada NR Bupati Bantul: 49 X: 9134877 Y: 425939 (kamar mandi)