Bangunan Limasan milik R. Suwadi Sastrodiharjo menghadap ke utara, berada di sebidang pekarangan dengan akses jalan kampung di sisi utara. Bangunan ini menggunakan arsitektur tradisional Jawa yang ditunjukkan dengan pola tata ruangnya (emper, dalem, dan gandhok). Bagian depan rumah terdapat pekarangan yang menggunakan penutup berupa kerikil dan pagar dengan tanaman teh-tehan.
Bangunan depan
Banagunan depan berukuran 8,3 m x 21,88 m menggunakan konstruksi kayu. Atap bangunan berjenis limasan lawakan, yaitu limas pokok yang ditambah atap emper di bagian depan. Penutup atap berupa berupa genteng kripik. Bagian bawah bangunan adalah pondasi batu kali yang diperkuat dengan spesi setinggi 47 cm. Bangunan depan ini terdiri atas teras, ruang tamu, dan kamar tidur.
1. Teras
Teras persegi panjang dengan lantai berupa plesteran yang dibuat pola segi empat berukuran 20 cm x 20 cm. Di sisi utara terdapat trap dengan ukuran 25 cm x 200 cm. Bagian teras terdapat hek (pagar) berbahan kayu. Atap emper (teras) depan disangga oleh empat batang tiang kayu dengan umpak di bagian bawah. Masing-masing tiang tersebut berukuran 11 cm x 11 cm, dengan jarak antartiang 280 cm. Di atas keempat tiang terdapat gonjo untuk menopang blandar. Dahulu teras menggunakan plafon berupa anyaman bambu, tetapi saat ini sudah dilepas. Di sisi timur teras terdapat ruangan yang digunakan sebagai kamar tidur berukuran 130 cm x 190 cm. Di dinding utara kamar tidur terdapat jendela berteralis besi.
2. Ruang Tamu
Dinding ruang tamu berupa papan kayu. Pada dinding sisi utara terdapat pintu kupu tarung dua lapis. Kedua inep atau daun pintu berukuran 130 cm x 190 cm. Di sebelah barat pintu terdapat jendela dengan ukuran 88 cm x 96 cm. Atap bangunan ruang tamu disangga oleh delapan batang tiang kayu yang masing-masing berukuran 11 cm x 11cm. Terdapat umpak batu di bagian bawah tiang. Pada bagian ruang tamu ini tidak terdapat plafon. Lantai berupa plester yang diberi pola segi empat dengan ukuran 20 cm x 20 cm.
Di sebelah timur ruang tamu terdapat kamar berukuran 268 cm x 211 cm dengan daun pintu kupu tarung berukuran 130 cm x 190 cm. Pada dinding timur ruangan ini terdapat jendela dengan ukuran 88 cm x 96 cm dengan teralis besi.
3. Kamar tidur
Di belakang atau sebelah selatan ruang tamu terdapat dua kamar tidur yang berdampingan di sisi barat dan timur. Kedua kamar tidur tersebut masing- masing berukuran 230 x 281 cm. Plafon kedua kamar tidur tersebut berupa kepang. Pada dinding sisi barat terdapat pintu dengan daun pintu kupu tarung berukuran 130 cm x 190 cm.
Bangunan belakang
Bangunan belakang menghadap utara dengan model atap limasan klabang nyander, yaitu bangunan yang menggunakan lebih dari empat pengeret. Bangunan depan dan bangunan belakang dihubungkan dengan teras berukuran 3,34 m x 7,856 m.
Bangunan ini berukuran 13,54 m x 14,33 m, terbagi menjadi tiga bagian, yaitu ruang keluarga, dapur, dan gudang. Di sisi barat dan timur terdapat pintu model kupu tarung berukuran 140 cm x 182 cm dengan ventilasi di bagian atas.
1. Ruang Keluarga
Lantai ruang keluarga berupa plester bata merah yang dibuat pola segi empat berukuran 20 cm x 20 cm. Di ruang ini terdapat empat batang tiang penyangga di atas umpak. Masing-masing tiang berukuran 13 cm x 13 cm, dengan jarak antartiang 300 cm. Pada bagian atas terdapat rangka bambu yang dahulu menjadi bagian dari plafon. Usuk limas ini berupa raguman bambu. Dinding bangunan terdapat di ketiga sisi berupa bata berplester. Di sebelah barat terdapat jendela model kupu tarung berukuran 86 cm x 86 cm, dengan ventilasi di atasnya berukuran 6 cm x 86 cm. Pada dinding sebelah selatan juga terdapat jendela dengan bentuk yang sama. Di sisi timur terdapat pintu bermodel kupu tarung berukuran 130 x 190 cm, dengan ventilasi di atasnya berukuran 48 cm x 140 cm.
2. Dapur dan kamar mandi
Sebelah timur ruang keluarga terdapat ruang berukuran 281 cm x 563 cm yang difungsikan sebagai dapur. Lantai berupa plesteran bata merah yang dibuat pola segi empat berukuran 20 cm x 20 cm. Plafon dapur berupa anyaman bambu (kepang).
Kamar mandi berukuran 246 cm x 257 cm terdapat di sudut timur laut dapur. Di luar bangunan, di sebelah utara dapur, terdapat sumur timba berdiameter 100 cm yang dihubungkan melalui bukaan pada dinding tanpa daun pintu. Dari bagian sumur terdapat pintu dengan inep tunggal yang menghubungkan dengan halaman samping di sisi utaranya.
3. Gudang
Ruangan yang difungsikan sebagai gudang berada di sebelah selatan dapur, berukuran 2,19 m x 14,13 cm. Usuk bagian gudang ini menggunakan. Gudang dihubungkan dengan dengan dapur melalui pintu model monyetan berukuran 177 cm x 76 cm. Lantai gudang berupa tanah liat.