| Keterawatan | : | / |
| Dimensi Benda | : |
Panjang - Lebar - Tinggi - Tebal - Diameter - Berat - |
| Peristiwa Sejarah | : | Tidak diketahui sejarah dan konteks peripih berada di Penampungan Gonotirto, Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap. Peripih merupakan benda-benda tertentu yang ditempatkan dalam wadah tertentu (biasannya kotak dari batu, wadah gerabah atau perunggu) untuk ditanam di beberapa tempat dalam bangunan candi. Umumnya peripih terdiri atas logam mulia, batu mulia, mantra atau rajah. Di Candi Plaosan dijumpai peripih berupa biji-bijian (padi, jagung, Kopi, Jali), rempah-rempah (kemiri, kayu cendana dan jinten), serta pinang. Di Candi Selogriyo dijumpai biji-bijian (padi, jelai, dan jewawut), rempah-rempah (cengkeh dan biji pala), serta bunga-bungaan yang sudah tidak dapat didefinisikan. Di beberapa candi terdapat juga bahan bahan yang merupakan makanan pokok, bahan minuman, bahan obat-obatan serta ramuan penyedap masakan. Peripih biasanya terletak di pada bagian kaki candi, lambang dunia bawah, tempat kehidupan manusia atau bhurloka. Biasanya pada candi hindu, di bagian tengah kaki candi ada sumuran, yang ditanami peripih. Peripih pada bangunan candi mempunyai fungsi penting bagi keberadaan bangunan candi sebagai tempat ibadah. peripih merupakan media bagi dewa merasukkan zat inti kedewaannya. Dapat dikatakan peripih merupakan roh sebuah candi. |
| Nilai Budaya | : | Wadah Peripih Nomor Inventaris E 77 p dan Tutup Peripih Nomor Inventaris E 77 s berada di Penampungan Gonotirto mempunyai nilai penting sebagai bukti keberadaan agama Hindu yang pernah berkembang di Kulon Progo pada masa lampau hingga saat ini. Menguatkan sikap jati diri dan identitas budaya masyarakat serta proses perjalanan budaya bangsa Indonesia. |