| Dimensi Benda | : |
Panjang Lebar Tinggi Tebal Diameter Berat |
| Komponen Pelengkap | : |
|
| Peristiwa Sejarah | : | Rumah Jl. Sultan Agung Nomor 20 Yogyakarta (eks. Gudang KPP Pratama) ini diperkirakan didirikan pada tahun 1930-an atau awal abad ke-20. Bangunan ini menjadi menjadi bukti sejarah perkembangan pemukiman orang Eropa di Yogyakarta yang berlokasi di kawasan Bintaran. Kawasan ini menjadi pemukiman orang Eropa di Yogyakarta setelah kawasan Loji Kecil. |
| Nilai Sejarah | : | Rumah Jl. Sultan Agung Nomor 20 Yogyakarta (eks Gudang KPP Pratama) merupakan menjadi bukti sejarah perkembangan pemukiman orang Eropa di Yogyakarta yang berlokasi di kawasan Bintaran. Kawasan ini menjadi pengembangan tempat tinggal orang Eropa selanjutnya di Yogyakarta setelah kawasan Loji Besar dan Loji Kecil. |
| Nilai Ilmu Pengetahuan | : | Berguna bagi objek pembelajaran ilmu arsitektur dan sipil. Bangunan indis adalah bangunan yang gaya arsitektur, teknik konstruksi, maupun penggunaan materialnya memadukan antara teknik/metode/gaya Belanda (kolonial) dan teknik/metode/gaya lokal (bangunan tropis maupun tradisional) sehingga melahirkan bangunan dengan gaya baru. |
| Nilai Budaya | : | Rumah Jl. Sultan Agung Nomor 20 Yogyakarta (eks Gudang KPP Pratama) merupakan bukti nyata hasil karya manusia, menggambarkan nilai budaya yang tinggi terkait teknologi rancang bangun bangunan serta mencerminkan penguatan kepribadian bangsa. Rumah Jl. Sultan Agung Nomor 20 Yogyakarta (eks Gudang KPP Pratama) juga merupakan bukti nyata hasil karya manusia, yang menggambarkan nilai budaya yang tinggi berhubungan dengan teknologi dan seni rancang bangun bangunan Indis, terutama yang terkait dengan adaptasi bangunan dengan kondisi alam tropis di Indonesia khususnya di Yogyakarta. |
| Nama Pemilik Terakhir | : | Kantor Pelayanan Pajak Pratama Yogyakarta |
| Catatan Khusus | : | Koordinat SKS7°48'6.67" E110°22'26.75" 49M 430991 E 9137556 N |