Bangunan Rumah di Jalan Bintaran Wetan no. 9 (A) merupakan rumah tinggal berarsitektur Indis. Ciri khas bangunan Indis yang menonjol pada bangunan ini yaitu bangunan yang sangat tinggi, bentuk simetris, ditengah terdapat kamar-kamar utama dan berhubungan langsung dengan teras, dapur/ kamar mandi /WC/gudang merupakan bagian yang terpisah dari bangunan utama dan letaknya ada dibagian belakang, disamping bangunan utama terdapat paviliun yang digunakan sebagai kamar tidur tamu (sekarang Rumah di Jalan Bintaran Wetan no. 9 (B), serta penggunaan atap pelana yang mencolok dengan ventilasi pada bagian gevel. Rumah induk menghadap kearah barat ke Jl. Bintaran Wetan.
Rumah induk berdenah simetris yang terdiri dari teras depan, ruang tengah, 5 kamar tidur di kanan dan kiri, dan teras belakang. Pada bagian depan rumah induk terdapat ruangan yang menjorok/kuncungan (Jawa) berbentuk persegi berupa teras terbuka yang saat ini ditambah dengan dinding. Di belakang kuncungan terdapat teras berdinding dan jendela berdaun jendela ganda yaitu jendela krepyak dan panil kaca. Terdapat kanopi dari bahan baja lapis seng bergelombang dengan struktur pendukung kanopi berupa konsol besi.Pada bagian teras yang menjorok/kuncungan pada atapnya terdapat hiasan rete-rete berbahan kayu.
Pada bangunan induk terdapat 5 buah kamar, 2 di sebelah kanan dan 3 disebelah kiri dan ditengah-tengahnya terdapat ruangan memanjang yang identik dengan ruang keluarga/kerja. Pada masing masing kamar terdapat pintu yang menghubungkan kamar dengan ruang tengah bertipe kupu tarung dan terdapat hiasan panahan pada bagian tebeng. Sedangkan untuk pintu penghubung teras (depan dan belakang) dengan ruangan tengah adalah pintu kupu tarung berdaun ganda yaitu pintu krepyak dan pintu panil kaca. Di atas pintu tersebut (tebeng) terdapat hiasan panahan.
Pada teras belakang terdapat ruangan tambahan di sisi sebelah utara sedangkan di sebelah selatan tidak ditemukan ruangan. Pada bagian kuncungan teras belakang teras dikelilingi dengan dinding rendah dan saat ini ditutup menggunakan material kayu.
Bagian atap terdiri dari genting dan plafond berbahan plat besi dan kayu. Atap penutup tipe pelana berjajar 3. Di atas jendela samping terdapat lubang penghawaan yang letaknya diatas plafond. Bangunan rumah induk mengunakan penutup lantai tegel abu abu berukuran 20x20cm.