Loading

Bangunan Rumah di Jalan Taman Siswa No. 21

Status : Bangunan Cagar Budaya

Deskripsi Singkat

Bangunan Rumah di Jl. Taman Siswa no. 21 merupakan rumah tinggal berarsitektur indis. Bangunan rumah tinggal ini memiliki dua massa bangunan yaitu massa A, dan massa B. Massa A berupa bangunan yang menghadap ke barat dengan ukuran 12x9.8 m. Sedangkan massa B berupa bangunan menghadap ke selatan berbentuk persegi Panjang dengan ukuran 11x3.3 m.

1. Massa A
Massa A merupakan bangunan yang memiliki bentuk atap limasan. Penutup atap yang digunakan berupa genteng kripik. Langit-langit pada bangunan ini menggunakan eternit berwarna putih. Pintu bagian depan berupa pintu kupu tarung dengan panel kaca di bagian atas, dan panel kayu di bagian bawah.
Pintu pada ruang kamar berupa pintu kupu tarung dua lapis dengan panel kayu di bagian bawah dan krepyak di bagian atas. Pada sisi dalam, pintu berupa berbahan panel kaca di bagian atas dan panel kayu di bagian bawah. Jendela pada kamar berbentuk kupu tarung dua lapis. Jendela sisi luar bermotif krepyak pada bagian atas maupun bawah. Sedangkan pada sisi dalam jendela menggunakan panel kaca.
Bangunan ini menggunakan penutup lantai berupa tegel abu-abu dengan ukuran 20x20 cm.

2. Massa B
Massa B merupakan bangunan yang berbentuk persegi panjang yang membujur barat-timur dan menghadap ke utara. Bangunan ini menyatu dengan bangunan di sisi utara pagar. Bentuk atap pada gabungan dua bangunan ini berupa atap pelana. Penutup atap yang digunakan berupa genteng kripik.
Pada bagian tengah atap bangunan terdapat lubang angin. Lubang angin ini juga menjadi satu dengan bangunan di sisi utaranya. Pintu yang digunakan di bangunan ini merupakan pintu kayu dan semuanya berbentuk satu daun pintu. Sedangkan hanya terdapat satu model jendela yang digunakan. Yaitu berupa jendela dengan jeruji kawat. Penutup lantai pada bangunan ini menggunakan tegel abu-abu berukuran 20x20 cm.

Status : Bangunan Cagar Budaya
Periodesasi : Kolonial (Belanda/Cina)
Alamat : Jl. Taman Siswa no. 21 , Wirogunan, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Koordinat:
7.803606° S, 110.378584° E

SK Walikota/Bupati : SK WALKOT Yogyakarta


Lokasi Bangunan Rumah di Jalan Taman Siswa No. 21 di Peta

Dimensi Benda : Panjang
Lebar
Tinggi
Tebal
Diameter
Berat
Ciri Fisik Benda
Ciri Fisik Benda
Fungsi Benda
Jenis Struktur : Kolonial
Dimensi Struktur
Jenis Bangunan : Kolonial
Fungsi Bangunan : Rumah/Permukiman
Komponen Pelengkap :
Gambaran Umum Bentuk Bangunan
Tata Letak Dalam Ruang Kawasan : Bangunan rumah tinggal ini memiliki dua massa bangunan yaitu massa A, dan massa B. Massa A berupa bangunan yang menghadap ke barat dengan ukuran 12x9.8 m. Sedangkan massa B berupa bangunan menghadap ke selatan berbentuk persegi Panjang dengan ukuran 11x3.3 m.
Deskripsi Jendela : Massa A: Jendela sisi luar bermotif krepyak pada bagian atas maupun bawah. Sedangkan pada sisi dalam jendela menggunakan panel kaca; Massa B: terdapat satu model jendela yang digunakan yaitu berupa jendela dengan jeruji kawat.
Deskripsi Pintu : Massa A: Pintu bagian depan berupa pintu kupu tarung dengan panel kaca di bagian atas, dan panel kayu di bagian bawah; Massa B:  Pintu yang digunakan di bangunan ini merupakan pintu kayu dan semuanya berbentuk satu daun pintu.
Deskripsi Atap : Massa A merupakan bangunan yang memiliki bentuk atap limasan. Bentuk atap pada gabungan dua bangunan ini berupa atap pelana. Penutup atap yang digunakan berupa genteng kripik.
Deskripsi Lantai : Tegel abu-abu dengan ukuran 20x20 cm.
Fungsi Situs : Rumah/Permukiman
Fungsi : Rumah/Permukiman
Konteks : Lapas Kelas II A Yogyakarta merupakan bangunan peninggalan pemerintah Kolonial Belanda. Pada awal pendirian bernama Gevangenis En Huis Van Bewaring (Penjara dan Rumah Tahanan). Sejarah kepenjaraan pada masa kolonial dimulai sejak tahun 1872 dengan diberlakukannya Wetboek van Strafrecht voor de Inlanders in Nederlandsch Indie atau Kitab Undang-Undang Hukum Pidana untuk orang-orang pribumi di Hindia Belanda (Prasetyo, 2014)Berdasarkan informasi dari website resmi Lapas Kelas IIA Yogyakarta, sejarah berdirinya Lapas Kelas II A Yogyakarta tidak diketahui secara rinci, begitu pula tahun berdirinya. Sedangkan menurut penuturan petugas lapas yang sudah purna tugas bahwa Lapas Kelas II A Yogyakarta didirikan antara tahun 1910 sampai 1915.Merujuk dari sejarah Lapas Kelas IIA Yogyakarta, besar kemungkinan bangunan rumah tinggal Jl. Taman Siswa no. 21 ini dibangun pada masa yang sama atau antara tahun 1910 sampai 1915. Selain itu, bangunan ini sudah terlihat pada peta Yogyakarta tahun 1925. 
Nilai Ilmu Pengetahuan : Rumah di Jalan Taman Siswa no. 21 merupakan bangunan yang memiliki Gaya Arsitektur rumah indis memiliki arti khusus ilmu pengetahuan yang berguna bagi obyek pembelajaran ilmu arsitektur dan sipil.
Nilai Budaya : Rumah di Jalan Taman Siswa no. 21 adalah salah satu bangunan bergaya arsitektur indis. Arsitektur indis di bintaran adalah salah satu gaya arsitektur yang menggabungkan antara arsitektur kolonial dengan arsitektur lokal, sehingga menghasilkan satu gaya yang khas terkait teknologi dan seni rancang bangun bangunan indis serta adaptasi bangunan dengan kondisi alam tropis di Indonesia khususnya di Yogyakarta.
Pemilik
Nama Pemilik Terakhir : Pakualaman Ground (Sertifikat)
Pengelolaan
Nama Pengelola : Pakualaman Ground (Sertifikat)