SMA Negeri 7 Yogyakarta merupakan kompleks bangunan yang memanfaatkan bekas Rumah Sakit Pugeran, yang sebelumnya adalah Dalem Pugeran-Sepuh. Bangunan lama pada kompleks ini terdiri atas komponen bekas dalem, yaitu pagar, bangunan pendapa-dalem ageng, dan pawon, serta komponen bekas rumah sakit yaitu doorlop dan bangunan tambahan yang melekat pada bangunan dalem.
Adapun uraian dari beberapa tinggalan adalah sebagai berikut.
1. Pagar Gledegan
Sebelum memasuki kompleks eks Dalem Pugeran-Sepuh terdapat gledegan yang di sebelah barat terdapat pagar dan gerbang lama menuju kompleks dalem yang lain. Pagar tembok setinggi 2,5 m berbahan batu bata berplester.
2. Pendapa-Dalem Ageng
Pada bagian depan bangunan terdapat kuncungan berdenah persegi yang atapnya dihiasi oleh rete-rete berbahan kayu. Kuncungan ini ditopang oleh empat batang tiang kayu dengan konsol besi. Kuncungan ini menyatu dengan pendapa beratap limasan. Pada bagian belakang pendapa terdapat ruang di sisi kiri dan kanan seperti yang lazim terdapat pada pringgitan. Pada dalem ageng terdapat pintu utama di tengah dengan dua pintu lain di kiri dan kanan. Pada bagian atas pintu tengah terdapat hiasan suluran dan tulisan Latin angka ‘09’ dan aksara Jawa dengan arti angka ‘19’ (lihat foto 5). Pada dalem ageng terdapat ruang di tengah (sentong tengah) yang telah diberi pintu di bagian belakang. Bagian kiri dan kanan sentong tengah terdapat beberapa ruang di kiri-kanan, yang membuat ruang dalem ageng tersisa sebagai lorong di tengah, menghubungkan pendapa dan gadri. Plafon bangunan menggunakan besi plat dan terdapat beberapa lubang angin di bagian pendapa yang menggunakan panil kaca.
3. Bangunan tambahan sebagai rumah sakit.
Bagian tambahan saat difungsikan sebagai rumah sakit antara lain adalah doorlop yang masih tersisa di sisi timur bangunan utama, serta beberapa ruang yang menggunakan gaya/teknologi modern yaitu beton.