Loading

Gedung di Jalan Kusumanegara Nomor 159 Yogyakarta

Status : Bangunan Cagar Budaya

Deskripsi Singkat

Gedung di Jalan Kusumanegara No 159 Yogyakarta terletah pada sebidang lahan yang memiliki akses dengan pintu gerbang utama di sisi selatan. Objek ini berupa kompleks bangunan dengan beberapa massa. Tata letak bangunan berada di tepi-tepi tapak pada sisi timur, utara, barat. Massa bangunan sisi selatan (depan) memiliki jarak kurang lebih 9 meter dari pagar. Terdapat massa bangunan di tengah tapak yang menyambung dengan bangunan sisi utara. Bangunan - bangunan tersebut berorientasi ke area terbuka di tengah. Terdapat selasar penghubung atar ruang-ruang di bangunan yang berorientasi ke ruang terbuka.

Massa bangunan kompleks ini berjumlah enam, yaitu sebagai berikut.

1. Bangunan A terletak di bagian selatan (depan) kompleks berbentuk empat persegi panjang membujur timur ke barat dengan atap berbentuk limas. Bangunan ini memiliki dua ruang dan selasar berada di sisi utara. Bangunan ini berfungsi sebagai ruang pertemuan di sisi baratdan Day Care pada ruang sisi timur. Pada sisi selatan telah ditambah teras atap dak beton pada tahun 2006.
Dinding bangunan berupa tembok setebal 30 cm. Pada sisi depan (selatan) terdapat pintu dan jendela kayu jati panil kaca dengan teralis besi.Pada bagian utara bangunan terdapat pintu penghubung ke selasar. Penutup lantai adalah keramik putih ukuran 40x40 cm.
Atap bangunan berbentuk limas dengan penutup genteng kripik (vlaam) ditopang kuda-kuda kayu.Teras depan menggunakan atap beton bertulang ditopang oleh empat kolom beton berukuran 40x40 c m . Plafon ruang setinggi 4,5 meter,menggunakan bahan eternit (asbes plat) ukuran 1x1 meter dengan plepet kayu 1x3 cm.

2. Bangunan B berada di utara bangunan A. massa berada di sisi timur tapak ini memanjang ke utara .Orientas i bangunan ke arah barat. Bangunan ini berdenah empat persegi panjang dengan atap limas dengan penutup genteng kripik dan struktur kuda-kuda kayu. Dinding bangunan berupa tembok dengan tebal 30 cm dan tinggi 4,5 meter. Di sisi barat terdapat selasar selebar 1,8 meter dengan tiang kayu 10x10 cm sebagai penopang atap.
Bangunan B terdiri dari 11 ruang, berfungsi sebagai kamar asrama, gudang, kamar mandi, serta dapur bersama. Ruang paling selatan digunakan untuk Day Care. Masing-masing ruang memiliki satu pintu dan jendela panil kayu, yaitu daun pintu ganda dan daun jendela ganda, pada bagian atas daun jendela dengan panil krepyak/jalusi. Pada bagian atas pintu jendela terdapat ventilasi dengan empat lubang kecilberbentuk persegi panjang. Lantai ditutup dengan keramik ukuran 30x30 cm.

3. Bangunan C terletak di bagian utara tapak, yang membujur timur-barat. Bangunan ini berbentuk persegi panjang dengan atap limas. Selasar d i s i s i selatan selebar 1 , 6 meter.Bangunan ini berfungsi sebagai area servis (pendukung) KM/WC. Dinding tembok berplester dengan ketebalan 30 cm dan tinggi 3,5 m. Pintu pintu memiliki satu daun dengan bentuk atau motif yang sama. Atap bangunan C ini berbentuk limas dengan penutup atap genteng kripik danpenutup lantai berupa tegel abu-abu berukuran 20x20 cm.

4. Bangunan D adalah dapur dan gudang yang terletak di selatan bangunan C, bersambung atap dengan. bangunan C. Bangunan ini melintang utara-selatan dengan atap semula berbentuk limas. Sebelah selatan dapur dan gudang terdapat ruang aula, namun roboh pada peristiwa Gempa Yogyakarta tahun 2006. Ruang aula tidak dibangun kembali, sehingga atap limas terpotong menjadi berbentuk atap pelana. Bagian yang tersisa adalah dapur dan gudang yang di sisi barat terdapat selasar beratap seng.

5. Bangunan E terletak pada sisi barat tapak memanjang utara-selatan menghadap ke timur. Bangunan berdenah persegi panjang dengan dinding tembok plester ketebalan 30 cm dengan tinggi 4,5 meter. Selasar selebar 1,8 meter dengan tiang kayu 10x10 cm menjadi penopang atap selasar. Atap bangunan berbentuk limas dengan penutup genteng kripik, didukung kuda-kuda kayu. Bangunan ini terbagi menjadi 9 ruang asrama dan 1 ruang dapur. Masing-masing ruang memiliki satu pintu dan jendela dengan daun pintu ganda dan daun jendela ganda berwujud panil kayu dan jalusi pada daun jendela bagian atas. Di atas pintu dan jendela terdapat ventilasi dengan lubang kecil berbentuk persegi panjang. Lantai ditutup keramik ukuran 30x30 cm

6. Bangunan (F) berada di sisi barat, di ujung selatan bangunan (E). Bangunan sisi barat ini berdenah persegi panjang yang membujur timur barat beratap limas. Bangunan terbagi menjadi ruang-ruang yang sekarang berfungsi sebagai ruang tamu, ruang sekretariat dan disewakan sebagai ruang jasa konseling. Pada bagian depan (selatan) terdapat teras dengan pagar tembok.

Status : Bangunan Cagar Budaya
Alamat : Jalan Kusumanegara Nomor 159 , Muja Muju, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Koordinat:
8.26416° S, 110.3921° E

SK Walikota/Bupati : KepWal No. 373 Tahun 2023


Lokasi Gedung di Jalan Kusumanegara Nomor 159 Yogyakarta di Peta

Dimensi Benda : Panjang
Lebar
Tinggi
Tebal
Diameter
Berat
Ciri Fisik Benda
Ciri Fisik Benda
Fungsi Benda
Dimensi Struktur
Komponen Pelengkap :
Gambaran Umum Bentuk Bangunan
Peristiwa Sejarah : Yayasan Seri Derma adalah lembaga milik Kowani (Kongres Wanita Indonesia) yang dahulu merupakan hasil dari Kongres PerempuanPertama di Yogyakarta. Kongres tersebut memutuskan untuk mendirikan PerkumpulanPerempuan Indonesia (PPI) yang sekarang menjadiKowani. Tahun 1930-an didirikanlah oleh organisasi ini suatu yayasan yang ditujukan untuk membantu anak perempuan yang tidak mampu membayar sekolah atau melanjutkan sekolah yang bernama Seri Derma. Tahun 1957yayasan ini mendirikan asrama puteri yang berada di Jalan Kusumanegara 159 ini.
Pemilik
Nama Pemilik Terakhir : Tanah milik Kesultanan Yogyakarta, Gedung milik Kowani
Pengelolaan
Catatan Khusus : Koordinat SK : S7°48'6.90" E110°23'34.06" 49M 433053 E 913552 N