Bangunan Cagar Budaya Pesanggrahan Hargopeni merupakan bangunan vila milik Kadipaten Pakualaman yang terletak di kawasan peristirahatan Kaliurang, 23 km sebelah utara dari kota Yogyakarta. Bangunan tersebut difungsikan sebagai tempat penginapan di area kaki gunung Merapi bagi Keluarga Pakualaman. Pesanggrahan Hargopeni menampilkan gaya arsitektur New Indies Style (Gaya Indis Baru). Gaya tersebut berkembang pada awal abad ke-20 yang merupakan arsitektur modern ala Eropa dengan penyesuaian iklim tropis.
Bangunan Cagar Budaya Pesanggrahan Hargopeni terdiri atas :
(1) Bangunan Utama
Denah bentuk persegi dengan bagian ruang menonjol di dinding sisi barat, berukuran 30 m x 30 m. Bangunan utama ini terdiri atas 4 kamar tidur, ruang tamu dan ruang makan serta 2 kamar mandi dan terdapat ruangan yang difungsikan sebagai dapur di belakang ruang keluarga. Pada ruang tamu terdapat ruang yang menjorok ke luar dinding sisi barat.
Atap bangunan utama berbentuk limasan (atap perisai) dengan kombinasi dua atap berorientasi barat-timur dan utara-selatan sehingga membentuk menyerupai huruf “L”. Pada bagian ruang tamu yang menjorok di dinding barat memiliki atap seperti separuh bentuk payung (menyerupai atap tajuk) sehingga hanya memiliki 4 bidang atap melandai. Penutup atap berupa genting kodok masih asli sedangkan lisplang dan talang datar telah berganti dengan material baru. Ciri arsitektur Indis di bangunan utama terlihat pada bentuk atap limasan dan atap tajuk dengan penutup genting tipe kodok dan hiasan nok acroterie dengan penangkal petir.
Pada sepanjang dinding sisi luar di bagian tepi atas, di bawah plafon terdapat semacam lis yang memiliki material sama dengan dinding bagian kaki. Dinding berupa pasangan bata yang diplester serta dicat warna kuning gading/krem. Setiap permukaan dinding memiliki jendela dengan penutup panil kaca patri. di beberapa sisi dinding terdapat akses berupa pintu ganda dan pintu tunggal berbahan panil kombinasi kayu dan kaca patri yang serupa dengan kaca pada penutup jendela.
Setiap bukaan jendela memiliki jendela atas bovenlicht dengan penutup kaca patri yang bentuk ornamennya serupa dengan panil pintu dan jendela. Pada dinding sisi luar bagian bawah terdapat hiasan kerikil tempel sebagai dan rubble wall berwarna kemerahan pada permukaan dinding bagian luar. Lantai di bangunan utama berupa tegel ukuran 20 cm x 20 cm dengan warna kuning dan merah yang masih menunjukkan keaslian bentuk dan pemasangannya.
(2) Bangunan Pendukung
Bangunan Pendukung terdapat di belakang pada sisi timur bangunan utama. Bangunan Pendukung ini memiliki denah menyerupai bentuk huruf “L” yang dihubungkan dengan selasar beratap (doorlop). Bangunan ini memiliki atap pelana dengan genting kodok yang serupa dengan Bangunan Utama. Bangunan pendukung difungsikan sebagai ruang pelayan yang terdiri atas 4 kamar tidur, kamar mandi, gudang, dan dapur.
Tidak terdapat plafon pada bangunan ini, namun terdapat atap emper di sepanjang muka bangunan yang menghadap ke Bangunan Utama. Dinding berupa pasangan bata yang diplester dicat warna kuning gading/krem. Memiliki pintu tunggal panil kayu untuk akses ke setiap ruangan serta memiliki jendela daun tunggal panil kayu. Di Permukaan luar dinding pada bagian bawah terdapat ornamen ruble wall dengan tempelan batu-batu kali.
(3) Garasi
Bangunan lain berupa garasi terdapat di halaman bawah, dengan pintu kayu dan penutup atap seng. Bangunan garasi terdiri atas ruang mobil dan ruang penjaga. Eksterior bangunan garasi berupa rubble wall yaitu batu yang ditempel pada permukaan dinding dan konsol terbuat dari besi pada siku antara atap dan dinding.