Loading

Deskripsi Singkat

Bangunan lama di kompleks Kantor Kecamatan Panjatan berupa pendapa dan bangunan di belakangnya. Pendapa berdiri di belakang pendapa baru.

Pendapa lama tersebut berupa bangunan dengan atap model limasan.Konstruksi atap terbuat dari kayu, dengan penutup atap berupa genting vlaam/keripik. Di bawah atap terdapat ornamen rete-rete, dari bahan kayu.

Dinding bangunan terbuat dari bata dengan spesi dan plesteran bligon.Pada bagian atas dinding terdapat panil-panil seperti jendela dengan ornamen model krepyak/jalusi. Selain itu, juga terdapat jendela dengan panil kaca sistem bukaan dalam dan jendela model krepyak sistem bukaan luar. Kedua daun jendela berbentuk kupu tarung. Tampak luar, pintu dan jendela dihiasi dengan motif lengkung diatas dan dibuat menonjol.

Plafon bangunan, semula menggunakan anyaman bambu. Oleh karena bahan tersebut mudah rusak, pada tahun 1976 dilakukan penggantian dengan eternit, selain itu juga dilakukan penggantian genting dengan tipe sama.

Lantai pendhapa lama berupa tegel abu-abu 20 cm x 20 cm.

Bangunan di belakang pendapa merupakan bangunan tembok  yang memanjang ke timur - barat. Pada bagian depan terdapat beberapa kamar dan di belakangnya disambung dengan sepen yang merupakan ruang-ruang untuk gudang, dapur, dan kamar mandi. Di bagian belakang dahulu juga terdapat kandang kuda (gedhogan), namun sekarang sudah tidak ada.

Di halaman kecamatan terdapat sebuah Tugu. Pada Tugu tersebut terdapat angka tahun 17 Agustus 1958. Tugu ini dibuat sebagai peringatan tiga belas tahun Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.


Status : Bangunan Cagar Budaya
Periodesasi : Tradisional Jawa
Tahun : 1825
Alamat : Panjatan, Panjatan, Panjatan, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Koordinat:
7.905736° S, 110.169876° E

SK Walikota/Bupati : SK BUP Kulon Progo 381/C/2016


Lokasi Kecamatan Panjatan di Peta

Dimensi Benda : Panjang
Lebar
Tinggi
Tebal
Diameter
Berat
Ciri Fisik Benda
Ciri Fisik Benda
Fungsi Benda
Jenis Struktur : Tradisional
Dimensi Struktur
Jenis Bangunan : Tradisional
Fungsi Bangunan : Perkantoran
Komponen Pelengkap :
Gambaran Umum Bentuk Bangunan
Tata Letak Dalam Ruang Kawasan : Bangunan lama di kompleks Kantor Kecamatan Panjatan berupa pendapa dan bangunan di belakangnya. Pendapa berdiri di belakang pendapa baru. 
Deskripsi Fasad : -
Deskripsi Konsol : -
Deskripsi Jendela : Jendela dengan panil kaca sistem bukaan dalam dan jendela model krepyak sistem bukaan luar. Kedua daun jendela berbentuk kupu tarung. Tampak luar, pintu dan jendela dihiasi dengan motif lengkung diatas dan dibuat menonjol. 
Deskripsi Pintu : Pintu dihiasi dengan motif lengkung diatas dan dibuat menonjol.
Deskripsi Atap : Atap model limasan terbuat dari kayu, dengan penutup atap berupa genting vlaam/keripik. Di bawah atap terdapat ornamen rete-rete, dari bahan kayu.
Deskripsi Lantai : Lantai pendhapa lama berupa tegel abu-abu 20 cm x 20 cm.
Deskripsi Kolom/Tiang : -
Deskripsi Ventilasi : -
Deskripsi Plafon : Plafon bangunan, semula menggunakan anyaman bambu. Oleh karena bahan tersebut mudah rusak, pada tahun 1976 dilakukan penggantian dengan eternit, selain itu juga dilakukan penggantian genting dengan tipe sama.
Jenis Ragam Hias : -
Fungsi Situs : Perkantoran
Fungsi : Perkantoran
Tokoh : -
Peristiwa Sejarah : -
Konteks : Bangunan ini didirikan sekitar tahun 1825. Sejak didirikan, bangunan ini selalu berfungsi sebagai kantor. Pada awalnya berfungsi sebagai Kantor Asisten Wedono atau Panewu. Pada masa pendudukan Jepang berfungsi sebagai kantor Santjo. Pada masa opemerintahan RI pernah menjadi Kantor Asisten Bupati wilayah barat.
Riwayat Penemuan : -
Riwayat Pengelolaan : -
Riwayat Pelestarian : -
Riwayat Pemugaran : -
Riwayat Pemanfaatan : -
Riwayat Penelitian : -
Riwayat Rehabilitasi : Plafon bangunan, semula menggunakan anyaman bambu. Oleh karena bahan tersebut mudah rusak, pada tahun 1976 dilakukan penggantian dengan eternit, selain itu juga dilakukan penggantian genting dengan tipe sama. 
Riwayat Perlindungan : -
Nilai Sejarah : Memberikan bukti kepada masyarakat tentang sistem pemerintahan di masa kolonial.
Nilai Ilmu Pengetahuan : Memberikan gambaran tentang perkembangan kawasan Kulon Progo pada masa kolonial.
Nilai Agama : -
Nilai Pendidikan : Dapat memberikan pembelajaran tentang konservasi bangunan masa kolonial dan bangunan ini dapat dipergunakan sebagai sarana pendidkan tentang arsitektur masa kolonial.
Nilai Budaya : Dapat memberikan inspirasi tentang gaya bangunan dan unsure budaya lain yang dapat dikembangkan. Dapat memberikan identitas kepada kawasan pada umumnya sebagai kawasan yang telah berkembang sejak lama.
Nilai Ekonomi : -
Pemilik
Nama Pemilik Terakhir : Pemerintah Kabupaten Kulonprogo
Riwayat Kepemilikan : -
Pengelolaan
Nama Pengelola : Pemerintah Kecamatan Panjatan
Persepsi Masyarakat : -
Catatan Khusus : Koordinat pada NR: UTM 49 M  X : 0408497  Y : 9126032